Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Saham

Saham GOTO Terkunci di 50, Morgan Stanley Justru Tambah Kepemilikan Hampir 3,8 Miliar di Harga Ini 

badge-check


					GOTO Perbesar

GOTO

JAKARTA – Raksasa investasi global Morgan Stanley and Co International Plc kembali menambah kepemilikan saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Agustus 2026, Morgan Stanley kini menguasai 5,1563 persen saham GOTO.

Kenaikan kepemilikan tersebut terjadi setelah Morgan Stanley melakukan pembelian hampir 3,8 miliar saham GOTO dalam satu hari transaksi, yakni pada 21 Agustus 2026.

Langkah ini membuat kepemilikan Morgan Stanley meningkat dari sebelumnya 55.572.469.938 saham atau 4,8267 persen menjadi 59.368.333.838 saham atau 5,1563 persen dari total hak suara perseroan.

Borong Hampir 3,8 Miliar Saham di Harga Rp23

Dalam laporan resmi tersebut, Morgan Stanley mencatat dua transaksi pembelian saham biasa GOTO yang dilakukan secara langsung.

Rinciannya meliputi:

Dengan harga pembelian Rp23 per saham, nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp87,3 miliar.

Kepemilikan Tembus Batas 5 Persen

Peningkatan kepemilikan ini membuat Morgan Stanley resmi melampaui ambang batas 5 persen kepemilikan saham GOTO. Dalam regulasi pasar modal Indonesia, setiap pemegang saham yang memiliki sedikitnya 5 persen saham perusahaan terbuka wajib melaporkan kepemilikannya kepada OJK.

Laporan tersebut juga menegaskan bahwa kepemilikan Morgan Stanley bersifat langsung dan dilakukan untuk kepentingan investasi.

Dalam dokumen yang disampaikan kepada regulator, perusahaan investasi asal Amerika Serikat itu menyatakan:

“Tujuan transaksi adalah investment.”

Morgan Stanley juga memastikan transaksi tersebut bukan merupakan Repurchase Agreement (Repo) dan tidak berkaitan dengan aktivitas pengambilalihan maupun perubahan pengendalian perusahaan.

Tidak Ada Perubahan Pengendali GOTO

Laporan kepemilikan saham itu menyebutkan Morgan Stanley bukan merupakan pengendali PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Perusahaan juga tidak menyampaikan adanya rencana mempertahankan ataupun memperoleh pengendalian atas GOTO.

Artinya, aksi pembelian saham tersebut murni merupakan strategi investasi dan tidak mengubah struktur pengendalian di emiten teknologi terbesar di Bursa Efek Indonesia tersebut.

Sinyal Minat Investor Institusi Asing

Masuknya tambahan dana dari Morgan Stanley menjadi salah satu sinyal bahwa investor institusi global masih menunjukkan minat terhadap saham GOTO. Penambahan kepemilikan ini dilakukan di tengah dinamika saham GOTO yang sebelumnya mengalami perubahan komposisi dalam indeks global.

Dengan kepemilikan terbaru sebesar 59,37 miliar saham, Morgan Stanley kini menjadi salah satu pemegang saham institusi asing dengan porsi signifikan di GOTO.

Laporan perubahan kepemilikan saham tersebut telah disampaikan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK pada 26 Agustus 2026, sesuai ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham

5 November 2026 - 11:15 WIB

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)
Trending di Saham