Menu ✖

Mode Gelap
Grafiti Pers Laporkan Perubahan Kepemilikan Saham Tempo, Porsi Hak Suara Turun Jadi 12,24 Persen BEI Gelar CMSE 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta SID BEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham, Status Pengendali dan Afiliasi Kini Terungkap Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

Saham

RUPS Bangun Karya Perkasa Jaya Gagal Digelar, Perseroan Siapkan Rapat Kedua

badge-check


					RUPS Bangun Karya Perkasa Jaya Gagal Digelar, Perseroan Siapkan Rapat Kedua Perbesar

JAKARTA  – PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (BEI: KRYA) mengumumkan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 27 Juli 2026 tidak dapat dilaksanakan karena tidak memenuhi persyaratan kuorum kehadiran pemegang saham.

Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (27/7/2026). Manajemen menjelaskan bahwa ketidakterlaksanaan rapat disebabkan jumlah pemegang saham yang hadir belum memenuhi ketentuan kuorum sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“RUPST dan RUPSLB tersebut tidak dapat dilaksanakan karena tidak memenuhi persyaratan kuorum kehadiran pemegang saham sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Perseroan Akan Menggelar RUPS Kedua

Sebagai tindak lanjut, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk menyatakan akan menjadwalkan RUPST dan RUPSLB kedua sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan rapat lanjutan tersebut akan mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mengatur mekanisme penyelenggaraan rapat apabila kuorum pada pelaksanaan pertama tidak tercapai.

Namun demikian, dalam keterbukaan informasi tersebut perseroan belum mengungkapkan jadwal maupun agenda pelaksanaan RUPS kedua.

Belum Ada Dampak Material terhadap Perseroan

Manajemen KRYA tidak mengungkapkan adanya dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha akibat tertundanya pelaksanaan RUPST dan RUPSLB.

Dengan demikian, kegagalan penyelenggaraan rapat pada tahap pertama lebih bersifat administratif karena tidak terpenuhinya kuorum kehadiran pemegang saham, sementara keputusan-keputusan yang sedianya akan dibahas akan menunggu pelaksanaan rapat kedua.

Keterbukaan informasi tersebut ditandatangani oleh Direktur PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk, Nadira Zatina Kamil, S.H., LL.B., M.Kn, dan disampaikan melalui sistem pelaporan elektronik pada 27 Juli 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grafiti Pers Laporkan Perubahan Kepemilikan Saham Tempo, Porsi Hak Suara Turun Jadi 12,24 Persen

6 November 2026 - 08:08 WIB

PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO)

BEI Gelar CMSE 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta SID

6 November 2026 - 08:02 WIB

BEI

BEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham, Status Pengendali dan Afiliasi Kini Terungkap

6 November 2026 - 07:58 WIB

PT Bursa Efek Indonesia (BEI)

Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham

5 November 2026 - 11:15 WIB

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)
Trending di Saham