JAKARTA – PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (BEI: PRAY) menyampaikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan. Manajemen menegaskan hingga saat ini tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi investor.
Klarifikasi tersebut disampaikan melalui surat Perseroan kepada BEI tertanggal 24 September 2026 sebagai tanggapan atas surat BEI Nomor S-12256/BEI.PP3/09-2026 mengenai permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi efek PRAY.
Tidak Ada Informasi Material
Dalam keterbukaan informasi, PRAY menyatakan belum memiliki maupun mengetahui adanya informasi atau fakta material yang wajib diungkapkan kepada publik sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
Perseroan juga menyampaikan tidak mengetahui adanya informasi material lain yang dapat memengaruhi harga efek maupun keputusan investasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-E.
Tidak Mengetahui Aktivitas Pemegang Saham Tertentu
PRAY mengatakan hingga tanggal penyampaian surat tersebut tidak menerima informasi ataupun laporan mengenai aktivitas pemegang saham tertentu, termasuk perubahan kepemilikan saham maupun aktivitas penjaminan saham sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024.
Dengan demikian, Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham yang berkaitan dengan lonjakan volatilitas perdagangan saham PRAY.
Belum Ada Rencana Aksi Korporasi
Manajemen juga menegaskan Perseroan belum memiliki rencana melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk aksi korporasi yang dapat memengaruhi pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.
Apabila di kemudian hari terdapat rencana aksi korporasi, Perseroan menyatakan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada BEI dan publik sesuai ketentuan pasar modal yang berlaku.
Pemegang Saham Utama Tidak Berencana Mengubah Kepemilikan
Sebagai bagian dari klarifikasi, PRAY mengonfirmasi telah meminta penjelasan kepada pemegang saham utama terkait rencana kepemilikan sahamnya.
Berdasarkan konfirmasi tersebut, pemegang saham utama menyampaikan tidak memiliki rencana apa pun terkait perubahan kepemilikan saham di Perseroan.
Selain itu, PRAY juga memastikan belum terdapat informasi, fakta, maupun kejadian penting lainnya yang bersifat material dan dapat memengaruhi harga saham atau kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.












