Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

PNM Resmi Jual PNM Investment Management ke Danantara Asset Management Senilai Rp345 Miliar

badge-check


					Danantara Perbesar

Danantara

BIZBUZ.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi menyelesaikan pengalihan hampir seluruh kepemilikan sahamnya di PT PNM Investment Management (PNM IM) kepada PT Danantara Asset Management (DAM). Nilai transaksi material tersebut mencapai Rp345 miliar.

Perseroan mengungkapkan bahwa penandatanganan Akta Pengambilalihan Saham Nomor 270 tanggal 22 Juli 2026 menjadi langkah final dalam proses penjualan saham yang sebelumnya telah disepakati melalui Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) pada 1 April 2026.

Dalam transaksi tersebut, DAM mengakuisisi 109.999 lembar saham milik PNM atau setara dengan 99,999% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor PNM Investment Management.

Transaksi Merupakan Penyelesaian Perjanjian Jual Beli

Manajemen PNM menjelaskan bahwa penandatanganan akta tersebut merupakan implementasi akhir dari PJBB yang ditandatangani antara PNM dan Koperasi Jasa Karyawan Permodalan Nasional Madani sebagai pihak penjual dengan DAM sebagai pembeli.

Melalui transaksi tersebut, seluruh kepemilikan saham PNM di PNM IM resmi beralih kepada Danantara Asset Management.

Dengan selesainya proses pengambilalihan saham tersebut, PNM tidak lagi memiliki kepemilikan di perusahaan manajemen investasi tersebut.

PNM Investment Management Keluar dari Grup PNM

Sebagai konsekuensi dari transaksi tersebut, laporan keuangan PT PNM Investment Management tidak lagi dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan PT Permodalan Nasional Madani.

Artinya, PNM Investment Management secara resmi tidak lagi menjadi bagian dari Grup PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Langkah ini sekaligus menandai perubahan struktur kepemilikan anak usaha PNM di sektor pengelolaan investasi.

Tidak Berdampak Material terhadap Bisnis PNM

Meski nilai transaksi mencapai ratusan miliar rupiah dan dikategorikan sebagai transaksi material, PNM menegaskan bahwa aksi korporasi tersebut tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap operasional perusahaan.

Perseroan memastikan transaksi ini tidak memengaruhi:

  • kegiatan operasional perusahaan;
  • kondisi hukum;
  • kondisi keuangan; maupun
  • kelangsungan usaha Perseroan.

Dengan demikian, aktivitas bisnis utama PNM sebagai lembaga pembiayaan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Disampaikan Sesuai Ketentuan OJK

PNM menyampaikan laporan informasi material ini sebagai bentuk kepatuhan terhadap Pasal 6 huruf (c) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 31/POJK.04/2015 mengenai keterbukaan informasi atau fakta material oleh emiten dan perusahaan publik.

Laporan tersebut menginformasikan secara resmi bahwa pengalihan 109.999 saham PNM Investment Management kepada Danantara Asset Management telah selesai dilaksanakan pada 22 Juli 2026.

Prospek ke Depan

Rampungnya divestasi ini membuka ruang bagi PNM untuk lebih fokus pada bisnis inti sebagai lembaga pembiayaan, sementara Danantara Asset Management memperkuat portofolio bisnisnya di sektor pengelolaan investasi.

Pelaku pasar akan mencermati bagaimana langkah strategis ini memengaruhi arah pengembangan bisnis kedua perusahaan, terutama dalam mendukung transformasi industri jasa keuangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham