Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Saham

Pemenang Nusantara Internasional Jual 10,56 Juta Saham WINR, Free Float Winner Nusantara Jaya Bertambah

badge-check


					PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) Perbesar

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)

PT Pemenang Nusantara Internasional melaporkan penjualan sebagian kepemilikan saham di PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) sebagai upaya menambah porsi saham yang beredar di publik (free float).

Laporan tersebut disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui dokumen Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka tertanggal 25 September 2026.

Dalam keterbukaan informasi, Pemenang Nusantara Internasional menjual 10.560.300 saham WINR pada 22 September 2026 dengan harga Rp25 per saham.

Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp264 juta.

Sebelum transaksi, Pemenang Nusantara Internasional menguasai 2.424.664.400 saham atau setara 46,31% hak suara di WINR. Setelah penjualan, kepemilikannya berkurang menjadi 2.414.104.100 saham atau 46,11% hak suara.

Meski melepas sebagian sahamnya, perusahaan tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali dan dalam laporan tersebut menyatakan tetap mempertahankan pengendalian atas PT Winner Nusantara Jaya Tbk.

Tujuan Transaksi Tambah Free Float

Manajemen menjelaskan tujuan transaksi bukan untuk divestasi maupun perubahan pengendalian, melainkan menambah saham free float di pasar.

Penambahan free float menjadi salah satu langkah yang kerap dilakukan emiten untuk memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai kepemilikan saham publik sekaligus meningkatkan likuiditas perdagangan saham di pasar.

Dalam laporan kepada OJK juga ditegaskan bahwa transaksi ini merupakan penjualan saham biasa dan bukan merupakan transaksi repurchase agreement (repo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham

5 November 2026 - 11:15 WIB

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)
Trending di Saham