JAKARTA – PT Energi Mega Persada Tbk (BEI: ENRG) resmi mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap IV Tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pencatatan perdana obligasi tersebut mulai berlaku pada Rabu, 29 Juli 2026, sesuai pengumuman Bursa Nomor Peng-P-00945/BEI.PP1/07-2026.
Obligasi yang diterbitkan memiliki nilai emisi sebesar Rp250 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,95% per tahun. Surat utang ini diterbitkan pada 28 Juli 2026 dan akan jatuh tempo pada 8 Agustus 2027, sehingga menawarkan tenor sekitar satu tahun kepada investor.
Dalam penerbitan ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat yang mewakili kepentingan para pemegang obligasi selama masa berlaku efek utang tersebut.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan BEI, obligasi tersebut memperoleh peringkat idA+ (Single A Plus) dari PEFINDO. Peringkat ini mencerminkan kemampuan emiten dalam memenuhi kewajiban keuangannya dinilai kuat, meskipun masih dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi maupun bisnis.
Adapun obligasi yang dicatatkan memiliki kode seri ENRG01CN4 dengan Security Number IDA000173207.
Selain mengumumkan pencatatan awal, BEI juga menyampaikan bahwa informasi mengenai agunan dan jaminan serta ketentuan pembelian kembali (buyback) obligasi telah disampaikan dalam dokumen lampiran prospektus penerbitan.
Pencatatan obligasi ini menjadi bagian dari strategi pendanaan PT Energi Mega Persada Tbk untuk mendukung kebutuhan pembiayaan perusahaan melalui pasar modal. Dengan tambahan instrumen utang tersebut, ENRG memperluas alternatif sumber pendanaan di luar pembiayaan perbankan guna mendukung kegiatan usaha dan pengembangan bisnis.
Investor yang berminat terhadap instrumen pendapatan tetap dapat memantau perdagangan obligasi ENRG melalui Bursa Efek Indonesia mulai 29 Juli 2026, dengan tetap mempertimbangkan profil risiko, tenor investasi, serta prospek fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.












