JAKARTA – Komisaris PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), Jemmy Kurniawan, tercatat melakukan transaksi penjualan saham perseroan pada 7 Agustus 2026. Aksi tersebut membuat jumlah kepemilikan sahamnya berkurang dan porsi hak suara ikut mengalami penurunan.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 10 Agustus 2026, Jemmy sebelumnya menguasai sebanyak 867,82 juta saham MEDS, setara dengan 55,54% hak suara.
Setelah transaksi, kepemilikannya menyusut menjadi 861,82 juta saham, dengan persentase hak suara turun menjadi 55,16%.
Dalam laporan tersebut, Jemmy tercatat melakukan tiga transaksi penjualan saham pada tanggal yang sama. Total saham yang dilepas mencapai 6 juta saham.
Rinciannya, transaksi pertama mencakup penjualan 729.000 saham pada harga Rp73 per saham. Selanjutnya, sebanyak 1 juta saham dijual pada harga Rp75 per saham, sementara transaksi ketiga melibatkan penjualan 4,271 juta saham dengan harga Rp74 per saham.
Dengan demikian, berdasarkan harga transaksi yang dilaporkan, nilai bruto dari tiga penjualan tersebut mencapai sekitar Rp444,43 juta.
Aksi korporasi ini dilakukan dengan tujuan mengurangi jumlah kepemilikan saham. Meski terjadi pelepasan saham, Jemmy Kurniawan masih tercatat sebagai pemegang saham pengendali MEDS karena kepemilikannya tetap berada di atas 50%.
Laporan juga mencatat status kepemilikan saham tersebut sebagai kepemilikan langsung, sementara transaksi yang dilakukan merupakan saham biasa.
Menariknya, dalam laporan kepemilikan tersebut juga terdapat keterangan mengenai transaksi repurchase agreement (repo). Namun, jumlah saham yang terkait dengan transaksi repo tidak tercantum secara terpisah dalam rincian transaksi yang ditampilkan pada laporan.
Kepemilikan Masih Dominan
Penurunan kepemilikan dari 55,54% menjadi 55,16% relatif terbatas jika dibandingkan dengan keseluruhan saham yang dimiliki. Artinya, transaksi tersebut belum mengubah posisi Jemmy sebagai pemegang saham pengendali di MEDS.
Secara struktural, kepemilikan di atas 50% tetap memberikan posisi dominan dalam pengambilan keputusan perusahaan melalui hak suara. Karena itu, pelepasan 6 juta saham tersebut belum mengindikasikan perubahan pengendalian atas perseroan.
Dari sisi pasar modal, transaksi saham oleh anggota dewan komisaris menjadi informasi penting bagi investor karena mencerminkan perubahan eksposur kepemilikan pihak internal perusahaan. Investor biasanya mencermati transaksi semacam ini bersama dengan kinerja fundamental, prospek bisnis, serta perkembangan harga saham MEDS.
Laporan kepemilikan tersebut disampaikan Jemmy Kurniawan berdasarkan ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024 mengenai laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka serta aktivitas menjaminkan saham perusahaan terbuka.
Dengan adanya transaksi tersebut, posisi kepemilikan Jemmy di MEDS kini berada pada 861,82 juta saham atau 55,16% hak suara, sehingga tetap menjadi pemegang saham dengan posisi pengendali di perusahaan.












