Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Saham

Kepemilikan Saham BAJA Terkonsentrasi, 93,89% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham

badge-check


					PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) Perbesar

PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)

JAKARTA – Struktur kepemilikan saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data kepemilikan saham per 6 Agustus 2026, sebanyak 93,89% saham BAJA tercatat terkonsentrasi pada sejumlah pemegang saham.

Informasi tersebut disampaikan BEI melalui Pengumuman Nomor Peng-HSC-00057/BEI.WAS/08-2026 mengenai Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi PT Saranacentral Bajatama Tbk.

Pengumuman tersebut disusun berdasarkan metodologi penentuan konsentrasi tinggi kepemilikan saham yang memperhitungkan struktur kepemilikan dalam bentuk saham warkat atau scrip maupun saham tanpa warkat (scripless).

Dari hasil pengolahan data per 6 Agustus 2026, BEI mencatat saham BAJA yang dimiliki oleh kelompok pemegang saham dalam jumlah terbatas secara agregat mencapai 93,89% dari seluruh saham BAJA.

Bukan Indikasi Pelanggaran

Tingginya konsentrasi kepemilikan saham tersebut tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal.

BEI secara tegas menyatakan bahwa pengumuman mengenai konsentrasi tinggi kepemilikan saham tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal.

Dengan demikian, informasi tersebut lebih menggambarkan kondisi struktur kepemilikan saham BAJA pada periode pengamatan.

Konsentrasi kepemilikan yang tinggi berarti sebagian besar saham perusahaan berada di tangan jumlah pemegang saham yang relatif terbatas. Kondisi tersebut dapat menjadi informasi penting bagi investor karena berkaitan dengan tingkat saham yang tersedia untuk diperdagangkan secara lebih luas di pasar.

Likuiditas Saham Jadi Perhatian

Dalam konteks pasar saham, konsentrasi kepemilikan menjadi salah satu faktor yang dapat diperhatikan investor ketika menilai karakteristik perdagangan suatu emiten.

Semakin besar porsi saham yang terkumpul pada pemegang saham tertentu, semakin kecil pula proporsi saham yang berada di tangan publik atau berpotensi aktif berpindah tangan di pasar, meskipun besaran free float tidak dapat disimpulkan hanya dari angka konsentrasi 93,89% tersebut.

Karena itu, investor tetap perlu melihat data kepemilikan dan free float secara keseluruhan sebelum menarik kesimpulan mengenai likuiditas saham BAJA.

Data BEI dan KSEI

Pengumuman konsentrasi kepemilikan tersebut diterbitkan BEI pada 10 Agustus 2026. Data yang digunakan mengacu pada struktur kepemilikan saham BAJA per 6 Agustus 2026.

Informasi tersebut juga mencantumkan referensi dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan nomor KSEI-5817/DIR/0826.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)

Komisaris JECX Admar Anwar Tambah Kepemilikan 15.000 Saham

30 Oktober 2026 - 08:16 WIB

PT Nitrasanata Dharma Tbk (BEI: JECX)
Trending di Saham