Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

Kepemilikan Saham BAJA Terkonsentrasi, 93,89% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham

badge-check


					PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) Perbesar

PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)

JAKARTA – Struktur kepemilikan saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data kepemilikan saham per 6 Agustus 2026, sebanyak 93,89% saham BAJA tercatat terkonsentrasi pada sejumlah pemegang saham.

Informasi tersebut disampaikan BEI melalui Pengumuman Nomor Peng-HSC-00057/BEI.WAS/08-2026 mengenai Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi PT Saranacentral Bajatama Tbk.

Pengumuman tersebut disusun berdasarkan metodologi penentuan konsentrasi tinggi kepemilikan saham yang memperhitungkan struktur kepemilikan dalam bentuk saham warkat atau scrip maupun saham tanpa warkat (scripless).

Dari hasil pengolahan data per 6 Agustus 2026, BEI mencatat saham BAJA yang dimiliki oleh kelompok pemegang saham dalam jumlah terbatas secara agregat mencapai 93,89% dari seluruh saham BAJA.

Bukan Indikasi Pelanggaran

Tingginya konsentrasi kepemilikan saham tersebut tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal.

BEI secara tegas menyatakan bahwa pengumuman mengenai konsentrasi tinggi kepemilikan saham tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal.

Dengan demikian, informasi tersebut lebih menggambarkan kondisi struktur kepemilikan saham BAJA pada periode pengamatan.

Konsentrasi kepemilikan yang tinggi berarti sebagian besar saham perusahaan berada di tangan jumlah pemegang saham yang relatif terbatas. Kondisi tersebut dapat menjadi informasi penting bagi investor karena berkaitan dengan tingkat saham yang tersedia untuk diperdagangkan secara lebih luas di pasar.

Likuiditas Saham Jadi Perhatian

Dalam konteks pasar saham, konsentrasi kepemilikan menjadi salah satu faktor yang dapat diperhatikan investor ketika menilai karakteristik perdagangan suatu emiten.

Semakin besar porsi saham yang terkumpul pada pemegang saham tertentu, semakin kecil pula proporsi saham yang berada di tangan publik atau berpotensi aktif berpindah tangan di pasar, meskipun besaran free float tidak dapat disimpulkan hanya dari angka konsentrasi 93,89% tersebut.

Karena itu, investor tetap perlu melihat data kepemilikan dan free float secara keseluruhan sebelum menarik kesimpulan mengenai likuiditas saham BAJA.

Data BEI dan KSEI

Pengumuman konsentrasi kepemilikan tersebut diterbitkan BEI pada 10 Agustus 2026. Data yang digunakan mengacu pada struktur kepemilikan saham BAJA per 6 Agustus 2026.

Informasi tersebut juga mencantumkan referensi dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan nomor KSEI-5817/DIR/0826.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham