JAKARTA – PT Kedoya Adyaraya Tbk (BEI: RSGK) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait peningkatan aktivitas perdagangan dan lonjakan harga saham Perseroan yang terjadi pada 9 September 2026.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen RSGK menegaskan hingga saat ini tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang menjadi penyebab volatilitas saham tersebut.
Perseroan menyampaikan bahwa tidak terdapat informasi yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan maupun keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material mengenai volatilitas saham yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” tulis manajemen dalam tanggapannya kepada BEI.
Tidak Ada Aktivitas Pemegang Saham Tertentu
RSGK juga memastikan tidak menemukan adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan perubahan kepemilikan saham maupun aktivitas penjaminan saham sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024.
Berdasarkan penelaahan terhadap Daftar Pemegang Saham pada tanggal terjadinya volatilitas, Perseroan menyatakan tidak terdapat transaksi atau aktivitas pemegang saham tertentu yang perlu dilaporkan terkait lonjakan perdagangan saham tersebut.
Sedang Kaji Peluang Strategis
Meski belum memiliki aksi korporasi yang diputuskan, RSGK mengungkapkan saat ini Perseroan secara berkala tengah menjajaki dan mengkaji berbagai peluang strategis untuk mengembangkan kegiatan usahanya.
Namun, manajemen menegaskan seluruh rencana tersebut masih berada pada tahap persiapan internal dan belum ada keputusan final maupun jadwal pelaksanaan.
Perseroan menyatakan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik dan Bursa Efek Indonesia apabila seluruh tahapan dan persyaratan telah terpenuhi sesuai ketentuan pasar modal.
Tidak Ada Informasi Material Lain
Dalam surat penjelasannya, RSGK juga memastikan tidak memiliki informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Pemegang Saham Utama Tetap Pertahankan Kepemilikan
RSGK turut menyampaikan hasil konfirmasi kepada pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama terkait rencana kepemilikan saham di Perseroan.
Berdasarkan konfirmasi tersebut, pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama menyatakan memiliki keyakinan yang tinggi terhadap prospek bisnis Perseroan di sektor pelayanan kesehatan dan berkomitmen untuk tetap mempertahankan kepemilikan sahamnya di PT Kedoya Adyaraya Tbk.












