Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

IHSG Menguat, Volume Perdagangan Saham di BEI Melonjak Hampir 67 Persen

badge-check


					IHSG Menguat, Volume Perdagangan Saham di BEI Melonjak Hampir 67 Persen Perbesar

JAKARTA – Kinerja perdagangan saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 20–24 Juli 2026 ditutup dengan hasil positif. Sejumlah indikator utama mencatat pertumbuhan signifikan, mulai dari volume transaksi, nilai transaksi, frekuensi perdagangan hingga kapitalisasi pasar, seiring menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Berdasarkan data resmi BEI, rata-rata volume transaksi harian menjadi indikator dengan pertumbuhan tertinggi. Selama sepekan, volume perdagangan melonjak 66,88% menjadi 43,68 miliar lembar saham dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 26,17 miliar lembar saham.

Tidak hanya volume, rata-rata nilai transaksi harian juga menunjukkan peningkatan yang kuat. Nilainya naik 41,21% menjadi Rp19,76 triliun dari sebelumnya Rp13,99 triliun.

Aktivitas investor di lantai bursa juga semakin ramai. Rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat 14,4%, dari 2,33 juta kali transaksi menjadi 2,67 juta kali transaksi selama periode tersebut.

Di sisi lain, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut mengalami pertumbuhan. Nilainya bertambah 1,13% menjadi Rp10.870 triliun, naik dari Rp10.749 triliun pada pekan sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan peningkatan nilai pasar emiten yang tercatat di BEI.

Sejalan dengan membaiknya aktivitas perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup di zona hijau. Selama sepekan, IHSG menguat 0,34% ke level 6.196,430, dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya di level 6.175,535.

Meski demikian, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell). Pada perdagangan hari terakhir pekan tersebut, investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp1,36 triliun. Secara akumulatif sejak awal tahun 2026, nilai jual bersih investor asing telah mencapai Rp79,09 triliun.

Kinerja positif sejumlah indikator perdagangan menunjukkan aktivitas pasar modal domestik tetap terjaga di tengah dinamika investasi. Lonjakan volume dan nilai transaksi menjadi sinyal meningkatnya partisipasi pelaku pasar, meskipun tekanan dari aksi jual investor asing masih berlanjut sepanjang tahun berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham