Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

GMT Kapital Asia Kuasai 18,85% Saham ELPI, Masuk sebagai Pemegang Saham Strategis

badge-check


					GMT Kapital Asia Kuasai 18,85% Saham ELPI, Masuk sebagai Pemegang Saham Strategis Perbesar

BIZBUZ.ID – PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (IDX: ELPI) kedatangan pemegang saham baru dengan porsi kepemilikan yang signifikan. Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), GMT Kapital Asia kini menguasai 1.795.500.000 saham atau setara 18,85% dari total hak suara perusahaan.

Laporan kepemilikan saham tersebut tercatat pada 1 Agustus 2026, sementara transaksi dilakukan pada 15 Juli 2026 dan efektif tercatat pada 16 Juli 2026.

GMT Kapital Asia yang dalam laporan tercatat sebagai pihak yang menjabat di jajaran direksi melaporkan bahwa sebelum transaksi berlangsung, pihaknya belum memiliki saham ELPI. Setelah transaksi selesai, kepemilikannya langsung meningkat menjadi hampir seperlima dari total saham yang memiliki hak suara.

Transaksi tersebut dilakukan melalui mekanisme Repurchase Agreement (Repo) dengan harga pelaksanaan sebesar Rp350 per saham. Dalam dokumen yang disampaikan kepada regulator, tujuan transaksi dijelaskan sebagai investasi jangka panjang.

Masuknya GMT Kapital Asia sebagai pemegang saham dengan kepemilikan 18,85% berpotensi menjadi salah satu perkembangan penting bagi struktur kepemilikan ELPI. Meski demikian, dalam laporan tersebut ditegaskan bahwa kepemilikan tersebut tidak mengubah status pengendalian perusahaan, sehingga GMT Kapital Asia bukan merupakan pihak pengendali baru di emiten pelayaran tersebut.

Selain itu, laporan juga menyebutkan bahwa kepemilikan dilakukan secara langsung, tanpa melibatkan efek bersifat ekuitas lain yang belum dilaksanakan (exercise). Tidak terdapat pula informasi mengenai kelompok pemegang saham terorganisasi maupun kuasa pelaporan dari pihak lain.

Sesuai ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024 mengenai pelaporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka, setiap perubahan kepemilikan yang memenuhi ambang batas wajib dilaporkan kepada OJK sebagai bentuk transparansi kepada investor dan publik.

Hingga laporan tersebut disampaikan, belum terdapat keterangan lebih lanjut dari perseroan mengenai dampak strategis masuknya GMT Kapital Asia terhadap arah bisnis maupun kebijakan perusahaan ke depan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham