JAKARTA – Direktur PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), Ir. Gafur Sulistyo Umar MBA, melaporkan adanya perubahan kepemilikan saham setelah melakukan penjualan sebagian saham perseroan sebagai bagian dari strategi realokasi investasi.
Berdasarkan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 29 Juli 2026, transaksi tersebut dilakukan pada 28 Juli 2026 melalui mekanisme kepemilikan tidak langsung.
Dalam transaksi tersebut, Gafur Sulistyo Umar melepas sebanyak 57.123.300 saham biasa dengan harga Rp290 per saham.
Dengan transaksi tersebut, jumlah kepemilikan sahamnya di OASA berkurang dari 2.180.383.293 saham atau setara 34,36% menjadi 2.123.259.993 saham atau 33,46% dari total saham yang memiliki hak suara.
Nilai Transaksi Diperkirakan Rp16,57 Miliar
Mengacu pada harga transaksi sebesar Rp290 per saham, nilai penjualan saham tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp16,57 miliar.
Manajemen menjelaskan bahwa tujuan transaksi bukan untuk melepas kendali atas perusahaan, melainkan sebagai bagian dari realokasi investasi.
Dalam laporan yang disampaikan kepada regulator, Gafur Sulistyo Umar juga menegaskan bahwa dirinya tetap merupakan pihak pengendali dan akan mempertahankan pengendalian atas PT Maharaksa Biru Energi Tbk.
Tidak Mengubah Status Pengendali
Meski kepemilikan saham mengalami penurunan sekitar 0,90%, posisi Gafur Sulistyo Umar sebagai pemegang saham pengendali tidak berubah.
Transaksi ini juga tidak berkaitan dengan pelaksanaan Efek Bersifat Ekuitas (EBE) maupun aktivitas repurchase agreement (repo), sehingga murni merupakan penjualan saham untuk kepentingan pengelolaan investasi.
Perubahan kepemilikan saham oleh direksi maupun pemegang saham pengendali merupakan bagian dari keterbukaan informasi yang wajib dilaporkan kepada OJK sesuai ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024 mengenai laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.
Ringkasan Transaksi
| Keterangan | Rincian |
|---|---|
| Emiten | PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) |
| Pelaku Transaksi | Ir. Gafur Sulistyo Umar MBA (Direktur) |
| Tanggal Transaksi | 28 Juli 2026 |
| Jenis Transaksi | Penjualan saham (kepemilikan tidak langsung) |
| Jumlah Saham Dijual | 57.123.300 saham |
| Harga Transaksi | Rp290 per saham |
| Estimasi Nilai Transaksi | Sekitar Rp16,57 miliar |
| Kepemilikan Sebelum | 2.180.383.293 saham (34,36%) |
| Kepemilikan Setelah | 2.123.259.993 saham (33,46%) |
| Tujuan | Realokasi investasi |
| Status Pengendali | Tetap sebagai pengendali |












