Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Saham

BIKE Akuisisi 72 Persen Saham Tambang Batu Bara di Berau, Cadangan Diklaim Capai 22 Juta Ton

badge-check


					PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (IDX: BIKE) Perbesar

PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (IDX: BIKE)

PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) resmi mengakuisisi 72 persen saham perusahaan tambang batu bara, PT Berau Usaha Mandiri (BUM), yang beroperasi di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Akuisisi ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha BIKE ke sektor pertambangan dan energi.

Dalam keterbukaan informasi bernomor 2026/275/IX/BIKE/MK, manajemen BIKE menjelaskan bahwa pengambilalihan saham BUM dilakukan melalui PT Prambanan Nusantara Energi (PNE), anak perusahaan BIKE.

BUM memiliki area tambang sekitar 500 hektare. Dari total area tersebut, sekitar 400 hektare telah dieksplorasi dengan cadangan batu bara yang diklaim mencapai 22 juta metrik ton.

Manajemen BIKE menargetkan produksi tambang tersebut berada di kisaran 1,5 juta hingga 2,5 juta metrik ton per tahun. Target ini menjadi bagian dari rencana pengembangan proyek setelah proses akuisisi.

BIKE Perluas Portofolio ke Sektor Batu Bara

Akuisisi mayoritas saham BUM mencerminkan langkah BIKE untuk memperluas portofolio bisnis di sektor energi dan pertambangan. Melalui kepemilikan 72 persen saham, BIKE memperoleh kepentingan mayoritas di perusahaan tambang tersebut melalui entitas anaknya, PNE.

Manajemen menyebut transaksi ini sebagai bagian dari strategi transformasi dan diversifikasi usaha perseroan. Pengembangan bisnis pertambangan diharapkan dapat memperluas sumber kegiatan usaha BIKE di luar portofolio yang telah dimiliki sebelumnya.

Dengan luas konsesi sekitar 500 hektare dan cadangan batu bara yang dilaporkan mencapai 22 juta metrik ton, proyek di Berau menjadi salah satu aset yang akan dicermati dalam perkembangan bisnis perseroan ke depan.

Meski demikian, realisasi target produksi 1,5 juta hingga 2,5 juta ton per tahun masih perlu dilihat berdasarkan kesiapan operasional tambang, infrastruktur pendukung, perizinan, serta kondisi pasar batu bara.

Investor Menanti Perkembangan Proyek BIKE

BIKE menyatakan akan menyampaikan informasi lanjutan kepada pihak terkait seiring perkembangan proyek, dengan mengacu pada ketentuan keterbukaan informasi dan peraturan yang berlaku bagi perusahaan tercatat.

Bagi investor, sejumlah aspek penting untuk dicermati setelah akuisisi ini meliputi realisasi produksi, kebutuhan investasi untuk pengembangan tambang, biaya operasional, serta kontribusi bisnis baru terhadap pendapatan dan kinerja keuangan konsolidasi BIKE.

Selain itu, informasi lebih lanjut mengenai status cadangan batu bara, tahapan pengembangan tambang, dan jadwal dimulainya produksi akan membantu investor menilai potensi ekonomi dari transaksi tersebut.

Akuisisi 72 persen saham BUM menjadi langkah strategis BIKE untuk memperluas bisnis di sektor energi. Namun, dampak finansial transaksi terhadap perseroan akan lebih jelas setelah tersedia informasi mengenai realisasi operasional dan kontribusi tambang terhadap kinerja perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham

5 November 2026 - 11:15 WIB

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)
Trending di Saham