Dalam keterbukaan informasi bernomor 2026/275/IX/BIKE/MK, manajemen BIKE menjelaskan bahwa pengambilalihan saham BUM dilakukan melalui PT Prambanan Nusantara Energi (PNE), anak perusahaan BIKE.
BUM memiliki area tambang sekitar 500 hektare. Dari total area tersebut, sekitar 400 hektare telah dieksplorasi dengan cadangan batu bara yang diklaim mencapai 22 juta metrik ton.
Manajemen BIKE menargetkan produksi tambang tersebut berada di kisaran 1,5 juta hingga 2,5 juta metrik ton per tahun. Target ini menjadi bagian dari rencana pengembangan proyek setelah proses akuisisi.
BIKE Perluas Portofolio ke Sektor Batu Bara
Akuisisi mayoritas saham BUM mencerminkan langkah BIKE untuk memperluas portofolio bisnis di sektor energi dan pertambangan. Melalui kepemilikan 72 persen saham, BIKE memperoleh kepentingan mayoritas di perusahaan tambang tersebut melalui entitas anaknya, PNE.
Manajemen menyebut transaksi ini sebagai bagian dari strategi transformasi dan diversifikasi usaha perseroan. Pengembangan bisnis pertambangan diharapkan dapat memperluas sumber kegiatan usaha BIKE di luar portofolio yang telah dimiliki sebelumnya.
Dengan luas konsesi sekitar 500 hektare dan cadangan batu bara yang dilaporkan mencapai 22 juta metrik ton, proyek di Berau menjadi salah satu aset yang akan dicermati dalam perkembangan bisnis perseroan ke depan.
Meski demikian, realisasi target produksi 1,5 juta hingga 2,5 juta ton per tahun masih perlu dilihat berdasarkan kesiapan operasional tambang, infrastruktur pendukung, perizinan, serta kondisi pasar batu bara.
Investor Menanti Perkembangan Proyek BIKE
BIKE menyatakan akan menyampaikan informasi lanjutan kepada pihak terkait seiring perkembangan proyek, dengan mengacu pada ketentuan keterbukaan informasi dan peraturan yang berlaku bagi perusahaan tercatat.
Bagi investor, sejumlah aspek penting untuk dicermati setelah akuisisi ini meliputi realisasi produksi, kebutuhan investasi untuk pengembangan tambang, biaya operasional, serta kontribusi bisnis baru terhadap pendapatan dan kinerja keuangan konsolidasi BIKE.
Selain itu, informasi lebih lanjut mengenai status cadangan batu bara, tahapan pengembangan tambang, dan jadwal dimulainya produksi akan membantu investor menilai potensi ekonomi dari transaksi tersebut.
Akuisisi 72 persen saham BUM menjadi langkah strategis BIKE untuk memperluas bisnis di sektor energi. Namun, dampak finansial transaksi terhadap perseroan akan lebih jelas setelah tersedia informasi mengenai realisasi operasional dan kontribusi tambang terhadap kinerja perusahaan.












