Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

Bakrie Sumatera Plantations Terbitkan 14,5 Miliar Saham Baru, Total Saham UNSP Naik Jadi 17 Miliar

badge-check


					PT Bakrie Sumatera Plantations Perbesar

PT Bakrie Sumatera Plantations

JAKARTA – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BEI: UNSP) akan menerbitkan 14.505.112.734 saham baru melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). Penerbitan saham tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4 Agustus 2026.

Informasi tersebut disampaikan Perseroan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat bernomor HM.03.03/31/7/4/CPSB/CPSB/EDII-26 tertanggal 31 Juli 2026.

Sebelum aksi korporasi ini dilakukan, jumlah saham beredar UNSP tercatat sebanyak 2.500.162.344 saham. Setelah seluruh saham baru diterbitkan, jumlah saham Perseroan akan meningkat menjadi 17.005.275.078 saham.

Seluruh saham tambahan tersebut berasal dari pelaksanaan PMTHMETD, yaitu skema penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu kepada pemegang saham yang ada.

Penerbitan saham baru melalui PMTHMETD umumnya dilakukan perusahaan terbuka untuk berbagai kebutuhan pendanaan, seperti memperkuat struktur permodalan, mendukung ekspansi usaha, maupun melaksanakan restrukturisasi keuangan, sesuai tujuan yang telah memperoleh persetujuan regulator dan pemegang saham.

Dengan bertambahnya lebih dari 14,5 miliar saham, jumlah saham beredar UNSP akan meningkat lebih dari enam kali lipat dibandingkan sebelum aksi korporasi. Investor juga perlu memperhatikan potensi perubahan komposisi kepemilikan maupun dampak dilusi terhadap kepemilikan saham setelah proses penerbitan selesai.

Perseroan menyatakan penerbitan saham hasil PMTHMETD akan efektif pada 4 Agustus 2026, sesuai jadwal yang telah disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham