Apple dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru di iOS 27 yang memungkinkan iPhone masuk ke Restricted Mode apabila pengguna terlambat atau gagal membayar cicilan perangkat.
Informasi tersebut pertama kali ditemukan oleh 9to5Mac melalui kode dalam versi beta iOS 27. Fitur yang disebut “App Managed Features” itu diyakini dapat memberikan kewenangan kepada perusahaan pembiayaan untuk membatasi akses pengguna ke sebagian besar aplikasi hingga status pembayaran kembali normal.
Jika benar diterapkan, kebijakan ini berpotensi menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sistem pembiayaan perangkat Apple.
Hanya Aplikasi Penting yang Tetap Bisa Diakses
Dalam kondisi Restricted Mode, sebagian besar aplikasi akan dikunci. Namun beberapa aplikasi penting masih dapat digunakan agar pengguna bisa menyelesaikan kewajiban pembayarannya.
Daftar aplikasi yang disebut masih dapat diakses meliputi:
- Phone
- Wallet
- App Store
- Passwords
- Settings
- Clock
- Health
- Accessibility Reader
- Magnifier
Apple tampaknya sengaja mempertahankan akses ke aplikasi-aplikasi tersebut agar pengguna tetap dapat:
- Menghubungi perusahaan pembiayaan melalui aplikasi Phone.
- Memperbarui metode pembayaran menggunakan Wallet.
- Mengakses akun melalui aplikasi Passwords apabila terdapat kendala login.
- Mengubah pengaturan penting melalui Settings.
- Tetap memperoleh informasi kesehatan penting melalui aplikasi Health.
Selain itu, aplikasi yang mampu menerima critical alerts, seperti Messages, juga disebut kemungkinan tetap berfungsi.
Jumlah Tunggakan Ditentukan Perusahaan Pembiayaan
Menariknya, kode yang ditemukan menunjukkan bahwa Apple tidak menentukan secara langsung kapan iPhone akan dikunci.
Sebaliknya, keputusan mengenai berapa kali pengguna boleh menunggak pembayaran sebelum perangkat masuk Restricted Mode akan diserahkan kepada pihak perusahaan pembiayaan.
Artinya, setiap penyedia layanan pembiayaan dapat memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Dalam skenario tertentu, satu kali keterlambatan pembayaran pun berpotensi memicu pembatasan akses apabila memang ditetapkan dalam perjanjian pembiayaan.
Diduga Terkait Apple Upgrade Program
Kemunculan fitur ini juga memunculkan spekulasi mengenai rencana Apple meluncurkan Apple Upgrade Program, sebuah layanan pembiayaan baru yang memungkinkan pelanggan membeli berbagai produk Apple melalui sistem cicilan.
Program tersebut kabarnya tidak hanya mencakup iPhone, tetapi juga:
- Mac
- iPad
- Apple Watch
Untuk pasar Amerika Serikat, Apple disebut-sebut akan bekerja sama dengan perusahaan buy now, pay later (BNPL), Klarna.
Apabila program tersebut resmi diluncurkan, fitur Restricted Mode kemungkinan akan menjadi mekanisme perlindungan bagi perusahaan pembiayaan apabila terjadi gagal bayar.
Berpotensi Menuai Kontroversi
Meski masih berupa temuan dalam kode beta dan belum diumumkan secara resmi oleh Apple, fitur ini diperkirakan dapat memicu perdebatan.
Di satu sisi, pembatasan akses dapat membantu perusahaan pembiayaan mengurangi risiko kredit macet. Namun di sisi lain, banyak pihak menilai mengunci fungsi utama sebuah smartphone karena keterlambatan pembayaran dapat merugikan pengguna, terutama ketika perangkat tersebut dibutuhkan untuk bekerja, berkomunikasi, atau menghadapi situasi darurat.
Hingga saat ini, Apple belum memberikan pernyataan resmi mengenai keberadaan fitur tersebut maupun kapan, atau apakah, fitur itu benar-benar akan diluncurkan kepada publik.
Sumber: https://www.stuff.tv/












