Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

AHAP Siap Rights Issue Rp175 Miliar, Pemegang Saham Berpotensi Terdilusi hingga 41,67%

badge-check


					PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk Perbesar

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk

BIZBUZ.ID – PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (IDX: AHAP) bersiap menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) V atau rights issue dengan target penghimpunan dana maksimal Rp175 miliar. Dana tersebut akan diperoleh melalui penerbitan sebanyak-banyaknya 3,5 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham.

Langkah korporasi ini merupakan bagian dari upaya perseroan memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan usaha di tengah industri asuransi yang semakin kompetitif.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan perseroan, setiap pemegang 7 saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 24 September 2026 pukul 16.00 WIB akan memperoleh 5 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga Rp50 per saham.

Seluruh saham baru yang diterbitkan akan memiliki hak yang sama dengan saham lama, termasuk hak atas dividen.

Pemegang Saham Utama Siap Serap Haknya

Rights issue ini mendapat dukungan penuh dari pemegang saham utama, PT Asuransi Central Asia (ACA).

Melalui surat pernyataan tertanggal 20 Mei 2026, ACA menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya sebanyak 2.190.245.006 saham, atau sekitar 62,58% dari total saham yang diterbitkan dalam aksi korporasi ini.

Sebagian dana penyertaan modal tersebut akan berasal dari konversi pinjaman subordinasi senilai Rp30 miliar menjadi modal, sedangkan sisa sekitar Rp79,51 miliar akan disetor secara tunai saat pelaksanaan rights issue.

Komitmen tersebut dinilai menjadi sinyal positif karena menunjukkan dukungan pemegang saham pengendali terhadap penguatan modal perseroan.

Tidak Ada Pembeli Siaga

Perseroan juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan PMHMETD V tidak terdapat pembeli siaga (standby buyer).

Apabila terdapat saham baru yang tidak diambil oleh pemegang HMETD, saham tersebut terlebih dahulu akan dialokasikan secara proporsional kepada pemegang saham yang melakukan pemesanan tambahan.

Jika setelah proses tersebut masih terdapat sisa saham, maka saham tersebut tidak akan diterbitkan.

Investor Perlu Mewaspadai Risiko Dilusi

Perseroan mengingatkan para pemegang saham lama agar memperhatikan hak kepemilikannya.

Pemegang saham yang tidak menggunakan HMETD berpotensi mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) hingga maksimum 41,67% setelah rights issue selesai dilaksanakan.

Karena itu, investor perlu mempertimbangkan untuk menggunakan haknya apabila ingin mempertahankan proporsi kepemilikan di perusahaan.

Risiko Bisnis Tetap Menjadi Perhatian

Selain risiko pasar, perseroan mengungkapkan bahwa risiko utama yang memengaruhi kelangsungan usaha berasal dari risiko asuransi.

Risiko tersebut mencakup kemungkinan kegagalan perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada pemegang polis akibat ketidakakuratan proses underwriting, penetapan premi, pengelolaan reasuransi, maupun penyelesaian klaim.

Manajemen menyatakan penjelasan lebih rinci mengenai berbagai faktor risiko telah dimuat dalam prospektus lengkap perusahaan.

Jadwal Penting Rights Issue AHAP

Beberapa tanggal penting yang perlu diperhatikan investor antara lain:

  • Cum HMETD Pasar Reguler & Negosiasi: 22 September 2026
  • Ex HMETD Pasar Reguler & Negosiasi: 23 September 2026
  • Cum HMETD Pasar Tunai: 24 September 2026
  • Recording Date: 24 September 2026
  • Distribusi HMETD: 25 September 2026
  • Perdagangan HMETD: 28 September–2 Oktober 2026
  • Pelaksanaan HMETD: 28 September–2 Oktober 2026
  • Penjatahan Saham Tambahan: 7 Oktober 2026
  • Distribusi Saham Baru: 9 Oktober 2026

Rights issue ini dijadwalkan mulai diperdagangkan setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan seluruh tahapan aksi korporasi berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham