Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

AADI Resmi Stock Split 1:4, Saham Adaro Andalan Indonesia Bakal Lebih Terjangkau

badge-check


					PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (IDX: AADI) Perbesar

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (IDX: AADI)

JAKARTA – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (IDX: AADI) resmi mengumumkan rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:4. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 22 Agustus 2026.

Melalui keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan menyebut aksi korporasi ini juga telah memperoleh persetujuan prinsip dari BEI pada tanggal yang sama.

Dengan rasio 1:4, setiap 1 saham lama AADI akan dipecah menjadi 4 saham baru. Langkah ini akan meningkatkan jumlah saham yang beredar, sementara nilai nominal per lembar saham akan menyesuaikan sesuai ketentuan stock split.

Tujuan Stock Split AADI

Dalam dokumen keterbukaan informasi, Adaro Andalan Indonesia menjelaskan bahwa stock split dilakukan sebagai bagian dari aksi korporasi perseroan. Namun, rincian mengenai alasan dan tujuan pelaksanaan masih dituliskan secara umum dalam dokumen yang dipublikasikan.

Secara umum, aksi stock split biasanya dilakukan emiten untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham dan membuat harga saham menjadi lebih terjangkau bagi investor ritel tanpa mengubah nilai fundamental perusahaan.

Jadwal Pelaksanaan Stock Split

Perseroan menyampaikan bahwa prakiraan tanggal pelaksanaan stock split adalah 22 Agustus 2026. Selain itu, AADI juga mengungkapkan terdapat rencana aksi korporasi dalam jangka waktu enam bulan setelah pelaksanaan stock split, meski detailnya belum dijelaskan dalam keterbukaan informasi tersebut.

Efek Ekuitas dan Penilaian Kewajaran

AADI juga menginformasikan bahwa perseroan memiliki efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham, yaitu waran.

Dalam dokumen tersebut turut dicantumkan ringkasan informasi penilaian saham yang menyebut hasil pendapat kewajaran (fairness opinion) dengan kesimpulan “wajar” berdasarkan penilaian yang dilakukan pada 22 Agustus 2026.

Dampak bagi Investor

Stock split tidak mengubah nilai investasi pemegang saham secara keseluruhan. Setelah aksi korporasi efektif, jumlah saham yang dimiliki investor akan bertambah sesuai rasio 1:4, sementara harga saham secara teoritis akan menyesuaikan menjadi seperempat dari harga sebelum pemecahan saham.

Investor kini menantikan jadwal efektif perdagangan saham AADI dengan nilai nominal baru setelah seluruh tahapan administrasi di Bursa Efek Indonesia selesai dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham