Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Saham

Henry Liem Lepas 188.500 Saham AKPI, Kepemilikan Kini 1,094 Persen

badge-check


					PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) Perbesar

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

JAKARTA — Anggota Dewan Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), Henry Liem, melaporkan perubahan kepemilikan saham perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam laporan bernomor LK/01102026/0001/1 tertanggal 1 Oktober 2026, kepemilikan saham Henry Liem di AKPI tercatat mengalami penurunan.

Berdasarkan dokumen tersebut, Henry Liem sebelumnya memiliki 6.886.659 saham AKPI. Setelah transaksi, jumlah kepemilikannya menjadi 6.698.159 saham.

Dengan demikian, terdapat pengurangan kepemilikan sebanyak 188.500 saham.

Hak Suara Ikut Menurun

Perubahan jumlah saham tersebut turut berdampak pada persentase hak suara Henry Liem di AKPI.

Sebelum transaksi, hak suara yang tercatat sebesar 1,1248 persen. Setelah transaksi, persentasenya menjadi 1,094 persen.

Dengan angka tersebut, porsi hak suara Henry Liem berkurang sekitar 0,0308 poin persentase.

Laporan tersebut tidak mencantumkan harga saham dalam transaksi maupun nilai keseluruhan transaksi. Dokumen yang tersedia juga tidak memuat keterangan mengenai pihak lawan transaksi ataupun alasan di balik perubahan kepemilikan tersebut.

Karena itu, belum dapat disimpulkan apakah perubahan kepemilikan tersebut berkaitan dengan kebutuhan likuiditas, strategi investasi, atau tujuan lainnya.

Dilaporkan kepada OJK

Perubahan kepemilikan saham tersebut dilaporkan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK di Jakarta.

Dalam dokumen, Henry Liem tercatat sebagai anggota Dewan Komisaris AKPI dan berkewarganegaraan Indonesia.

Pelaporan tersebut mengacu pada POJK Nomor 4/2024 mengenai Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Aturan tersebut menjadi dasar pelaporan bagi pihak yang memiliki kewajiban menyampaikan informasi mengenai kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham pada perusahaan terbuka.

Kepemilikan AKPI Setelah Transaksi

Setelah perubahan tersebut, Henry Liem masih tercatat memiliki 6.698.159 saham AKPI dengan hak suara sebesar 1,094 persen.

Jika dibandingkan dengan posisi sebelum transaksi, jumlah saham yang dimiliki berkurang 188.500 saham, atau sekitar 2,74 persen dari jumlah saham yang sebelumnya dimiliki Henry Liem.

Perubahan kepemilikan oleh anggota Dewan Komisaris menjadi salah satu informasi yang perlu diperhatikan investor karena menunjukkan adanya perubahan posisi kepemilikan saham oleh pihak internal perusahaan.

Meski demikian, data tersebut belum cukup untuk menjelaskan motif transaksi. Investor perlu merujuk pada keterbukaan informasi atau laporan resmi berikutnya apabila ingin mengetahui detail seperti tanggal transaksi, harga transaksi, nilai transaksi, serta alasan perubahan kepemilikan.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan dokumen laporan kepemilikan saham Henry Liem tertanggal 1 Oktober 2026 yang diberikan kepada redaksi. Informasi yang tidak tercantum dalam dokumen sumber tidak ditambahkan sebagai fakta.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham

5 November 2026 - 11:15 WIB

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)
Trending di Saham