Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

Eagle High Plantations Siap Lepas 402,9 Juta Saham Treasury Mulai 31 Agustus 2026

badge-check


					PT Eagle High Plantations Tbk (Perseroan) Perbesar

PT Eagle High Plantations Tbk (Perseroan)

JAKARTA – PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mengumumkan rencana pengalihan seluruh saham hasil pembelian kembali (treasury stock) melalui mekanisme penjualan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait batas waktu pengalihan saham treasury.

Dalam keterbukaan informasi kepada pemegang saham yang diterbitkan pada 21 Agustus 2026, BWPT menyampaikan bahwa pengalihan saham akan dimulai pada 31 Agustus 2026 dan berlangsung hingga seluruh target penjualan selesai dilaksanakan.

Perseroan menunjuk PT Samuel Sekuritas Indonesia sebagai anggota BEI yang akan melaksanakan proses pengalihan saham tersebut.

Pengalihan Maksimal 402,9 Juta Saham Treasury

Manajemen BWPT menjelaskan, jumlah saham treasury yang akan dialihkan mencapai sebanyak-banyaknya 402.922.800 lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1,28% dari seluruh saham yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Saham tersebut merupakan hasil program pembelian kembali saham (buyback) yang telah diselesaikan Perseroan pada 21 Agustus 2023.

Sesuai Peraturan OJK Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka (POJK 29/2023), perusahaan terbuka wajib mengalihkan saham treasury dalam jangka waktu maksimal tiga tahun sejak selesainya pelaksanaan buyback.

Karena itu, BWPT memilih mekanisme penjualan melalui BEI untuk memenuhi kewajiban regulasi tersebut.

Tidak Memerlukan Persetujuan RUPS

Dalam keterbukaan informasi, BWPT menegaskan bahwa pelaksanaan pengalihan saham treasury melalui bursa tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Penjualan akan dilakukan mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku di pasar modal Indonesia, termasuk penetapan harga pengalihan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perseroan juga memastikan akan menyampaikan keterbukaan informasi lanjutan terkait pelaksanaan pengalihan saham treasury sesuai ketentuan OJK dan BEI.

Direksi Pastikan Informasi Material Akurat

Direksi dan Dewan Komisaris PT Eagle High Plantations Tbk menyatakan bertanggung jawab penuh atas seluruh informasi material yang disampaikan dalam dokumen keterbukaan informasi tersebut.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh informasi telah disusun secara cermat dan tidak terdapat fakta material yang dihilangkan sehingga tidak menyesatkan pemegang saham maupun investor.

Dengan pelaksanaan pengalihan treasury stock ini, BWPT memenuhi kewajiban regulasi POJK 29/2023 sekaligus mengakhiri masa kepemilikan saham hasil buyback yang dilakukan pada 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham