JAKARTA – Buana Graha Utama kembali menambah kepemilikannya di PT Multi Indocitra Tbk (MICE). Dalam serangkaian transaksi pada awal Agustus 2026, Buana Graha Utama membeli total 63.100 saham MICE sehingga kepemilikannya meningkat menjadi lebih dari 48% hak suara.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 11 Agustus 2026, Buana Graha Utama tercatat memiliki 290.449.118 saham MICE sebelum transaksi.
Setelah melakukan tiga kali pembelian saham, jumlah kepemilikannya bertambah menjadi 290.512.218 saham.
Dengan perubahan tersebut, porsi hak suara Buana Graha Utama meningkat dari 48,4082% menjadi 48,4187%.
Borong Saham dalam Tiga Transaksi
Aksi pembelian dilakukan dalam tiga transaksi terpisah pada 6 dan 7 Agustus 2026.
Rinciannya, Buana Graha Utama membeli 3.100 saham MICE pada 6 Agustus 2026 dengan harga Rp520 per saham.
Kemudian pada 7 Agustus 2026, dilakukan dua transaksi pembelian. Masing-masing sebanyak 50.000 saham dengan harga Rp515 per saham dan 10.000 saham pada harga Rp510 per saham.
Jika dihitung berdasarkan harga transaksi yang dilaporkan, total nilai pembelian mencapai sekitar Rp32,49 juta.
Seluruh transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan investasi dan berstatus kepemilikan langsung.
Kepemilikan Mendekati 50%
Tambahan kepemilikan tersebut membuat posisi Buana Graha Utama semakin mendekati ambang 50% hak suara di MICE.
Meski kenaikannya relatif tipis secara persentase, perubahan kepemilikan tetap menjadi informasi yang menarik bagi investor karena Buana Graha Utama kini menguasai sekitar 48,42% hak suara perusahaan.
Dalam laporan tersebut, Buana Graha Utama bukan merupakan anggota direksi maupun dewan komisaris MICE. Status kewarganegaraannya tercatat sebagai Warga Negara Indonesia.
Laporan perubahan kepemilikan ini disampaikan berdasarkan ketentuan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024 mengenai laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka dan aktivitas menjaminkan saham perusahaan terbuka.
Sinyal Investasi Jangka Panjang?
Buana Graha Utama menyebut tujuan dari ketiga transaksi tersebut adalah investasi. Penambahan saham secara bertahap menunjukkan adanya peningkatan eksposur terhadap MICE, meskipun laporan tersebut tidak secara eksplisit menjelaskan strategi investasi lebih lanjut.
Dengan posisi kepemilikan yang telah mencapai 48,4187%, perkembangan transaksi selanjutnya menjadi hal yang layak diperhatikan investor.
Pasalnya, setiap tambahan kepemilikan akan semakin mempersempit jarak menuju 50% hak suara, sebuah level yang secara praktis menjadi perhatian penting dalam struktur pengendalian sebuah perusahaan.
Untuk saat ini, Buana Graha Utama tetap tercatat sebagai pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 50%, setelah menambah 63.100 saham MICE dalam transaksi pada 6–7 Agustus 2026.












