Menu

Mode Gelap
Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material Metrodata (MTDL) Percepat Adopsi Agentic AI, Bidik AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Perseroan HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK

Saham

Kepemilikan NSSS Naik Jadi 26,88%, Samuel Sekuritas Transaksikan Saham Senilai Rp539 Miliar

badge-check


					PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Perbesar

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS)

JAKARTA – Kepemilikan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) yang dilaporkan oleh Samuel Sekuritas Indonesia mengalami perubahan pada 7 Agustus 2026. Dalam laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah saham yang tercatat di bawah kepemilikan langsung Samuel Sekuritas meningkat dari 6,11 miliar saham menjadi 6,40 miliar saham.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham Nomor LK/07082026/0014/1, Samuel Sekuritas Indonesia tercatat memiliki 6.397.820.100 saham NSSS setelah transaksi. Sebelumnya, jumlah kepemilikannya mencapai 6.110.703.300 saham.

Dengan demikian, terdapat kenaikan kepemilikan sebanyak 287.116.800 saham.

Perubahan tersebut berkaitan dengan aktivitas repurchase agreement (repo) yang dilakukan pada tanggal yang sama.

Ada Dua Transaksi Repo

Dalam laporan tersebut terdapat dua transaksi yang dilakukan Samuel Sekuritas Indonesia pada 7 Agustus 2026.

Transaksi pertama merupakan pencairan repo sebanyak 204.966.400 saham dengan harga yang dilaporkan sebesar Rp378 per saham.

Jika dihitung berdasarkan jumlah saham dan harga transaksi, nilai pencairan tersebut mencapai sekitar Rp77,48 miliar.

Sementara itu, transaksi kedua merupakan penempatan repo sebanyak 492.083.200 saham dengan harga Rp940 per saham. Nilai berdasarkan jumlah saham dan harga yang dilaporkan mencapai sekitar Rp462,56 miliar.

Jika kedua transaksi tersebut dihitung berdasarkan angka yang tercantum dalam laporan, total nilai transaksi mencapai sekitar Rp540,04 miliar.

Namun, angka tersebut merupakan perhitungan berdasarkan jumlah saham dikalikan harga yang dilaporkan, bukan berarti seluruhnya merupakan pembelian saham NSSS di pasar reguler.

Rincian Transaksi Samuel Sekuritas di NSSS

Keterangan Detail
Kepemilikan sebelum transaksi 6.110.703.300 saham
Hak suara sebelum transaksi 25,67%
Kepemilikan setelah transaksi 6.397.820.100 saham
Hak suara setelah transaksi 26,88%
Perubahan kepemilikan 287.116.800 saham
Pencairan repo 204.966.400 saham
Harga pencairan repo Rp378
Penempatan repo 492.083.200 saham
Harga penempatan repo Rp940
Tanggal transaksi 7 Agustus 2026

Hak Suara Naik Menjadi 26,88%

Seiring perubahan jumlah saham yang dilaporkan, hak suara Samuel Sekuritas Indonesia di NSSS meningkat dari 25,67% menjadi 26,88%.

Dengan demikian, porsi hak suara bertambah sekitar 1,21 poin persentase.

Meski demikian, status kepemilikan dalam laporan tercatat sebagai langsung, sedangkan keterangan pengendali menunjukkan tidak. Artinya, perubahan tersebut tidak menjadikan Samuel Sekuritas Indonesia sebagai pengendali NSSS.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sifat transaksi yang berkaitan dengan repo. Repurchase agreement pada dasarnya merupakan transaksi dengan mekanisme pengalihan saham yang disertai kesepakatan untuk melakukan transaksi kembali sesuai ketentuan yang disepakati para pihak.

Karena itu, perubahan jumlah saham yang tercatat perlu dibaca bersama dengan jenis transaksinya dan tidak semata-mata diartikan sebagai aksi akumulasi saham biasa untuk investasi jangka panjang.

Posisi NSSS Makin Besar dalam Laporan Kepemilikan

Setelah transaksi tersebut, Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan kepemilikan langsung sebanyak 6,40 miliar saham NSSS, setara dengan 26,88% hak suara.

Perubahan ini menjadi salah satu informasi yang patut diperhatikan investor, terutama karena NSSS merupakan emiten sektor kelapa sawit yang memiliki struktur kepemilikan cukup signifikan.

Bagi pasar, aktivitas repo juga dapat memberikan gambaran mengenai pengelolaan likuiditas dan posisi kepemilikan efek oleh pihak yang melakukan transaksi. Namun, investor tetap perlu melihat informasi tersebut bersama laporan keuangan, struktur pemegang saham, serta keterbukaan informasi lainnya sebelum menarik kesimpulan mengenai arah investasi terhadap saham NSSS.

Laporan tersebut disampaikan kepada OJK pada 7 Agustus 2026 berdasarkan ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken

6 September 2026 - 19:59 WIB

PT Cipta Selera Murni Tbk (IDX: CSMI)

Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material

6 September 2026 - 19:39 WIB

PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK)

HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank

6 September 2026 - 19:23 WIB

PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)
Trending di Saham