Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Saham

BEI Perbarui Status Saham ALMI di Papan Pemantauan Khusus, Ini Perubahan Kriterianya

badge-check


					PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (IDX: ALMI) Perbesar

PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (IDX: ALMI)

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan status PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (IDX: ALMI) dalam Daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus. Perubahan tersebut mulai berlaku efektif pada 5 Agustus 2026.

Dalam Pengumuman Bursa Nomor Peng-UK-00035/BEI.PLP/08-2026, BEI menyatakan bahwa saham ALMI tetap berada di Papan Pemantauan Khusus, namun terdapat perubahan pada dasar penetapan kriterianya.

BEI mencabut Kriteria Nomor 3, yaitu kondisi emiten yang tidak membukukan pendapatan atau tidak mengalami perubahan pendapatan pada laporan keuangan terakhir dibandingkan periode sebelumnya.

Setelah perubahan tersebut, ALMI masih tercatat memenuhi Kriteria Nomor 6 dan Nomor 7 dalam Pemantauan Khusus.

Masih Terkendala Free Float dan Likuiditas

Kriteria Nomor 6 berkaitan dengan ketidakpatuhan terhadap persyaratan pencatatan di Bursa, khususnya mengenai ketentuan kepemilikan saham publik (free float) sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-A dan I-V.

Sementara itu, Kriteria Nomor 7 mengacu pada rendahnya likuiditas perdagangan saham, yaitu apabila rata-rata nilai transaksi harian kurang dari Rp5 juta dan rata-rata volume transaksi harian di bawah 10.000 saham selama tiga bulan terakhir di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction.

Dengan pencabutan Kriteria Nomor 3, kondisi operasional Perseroan dinilai telah menunjukkan perubahan dibandingkan sebelumnya. Namun demikian, ALMI masih harus memenuhi persyaratan terkait kepemilikan saham publik dan peningkatan likuiditas perdagangan agar dapat keluar dari status Pemantauan Khusus.

Apa Arti Pemantauan Khusus?

Daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus merupakan mekanisme BEI untuk memberikan informasi kepada investor mengenai emiten yang memenuhi satu atau lebih kriteria tertentu, seperti masalah likuiditas, kepatuhan terhadap aturan pencatatan, kondisi keuangan, hingga persoalan hukum atau kepailitan.

Status tersebut tidak berarti saham akan langsung delisting, tetapi menjadi sinyal bagi investor untuk mencermati perkembangan fundamental dan kepatuhan emiten terhadap ketentuan Bursa.

BEI mengimbau seluruh pelaku pasar untuk terus memantau keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan serta memperhatikan pengumuman resmi Bursa sebelum mengambil keputusan investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)

Komisaris JECX Admar Anwar Tambah Kepemilikan 15.000 Saham

30 Oktober 2026 - 08:16 WIB

PT Nitrasanata Dharma Tbk (BEI: JECX)
Trending di Saham