Menu

Mode Gelap
Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material Metrodata (MTDL) Percepat Adopsi Agentic AI, Bidik AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Perseroan HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK

Saham

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR, Free Float Winner Nusantara Jaya Bertambah

badge-check


					Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR, Free Float Winner Nusantara Jaya Bertambah Perbesar

JAKARTA – Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk (IDX: WINR), Pemenang Nusantara Internasional, melakukan penjualan sebanyak 20 juta saham perseroan. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan porsi saham yang beredar di publik (free float) tanpa mengubah status pengendalian perusahaan.

Berdasarkan Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Juli 2026, transaksi dilakukan pada 24 Juli 2026 dengan harga Rp20 per saham.

Dengan harga tersebut, nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.

Sebelum transaksi, Pemenang Nusantara Internasional tercatat memiliki 2.745.294.000 saham atau setara dengan 52,44% hak suara di WINR. Setelah pelepasan saham, kepemilikannya menjadi 2.725.294.000 saham atau 52,06% hak suara.

Meski terjadi pengurangan kepemilikan, perusahaan tetap mempertahankan posisinya sebagai pemegang saham pengendali. Dalam laporan tersebut juga ditegaskan bahwa pengendalian terhadap WINR akan tetap dipertahankan.

Tujuan Transaksi untuk Menambah Free Float

Dalam keterbukaan informasi, tujuan utama transaksi disebutkan sebagai upaya menambah jumlah saham free float atau saham yang beredar di masyarakat.

Peningkatan free float umumnya bertujuan memperbesar likuiditas perdagangan saham di pasar sekunder. Dengan semakin banyak saham yang tersedia untuk diperdagangkan publik, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia berpotensi menjadi lebih aktif serta meningkatkan daya tarik saham bagi investor institusi maupun ritel.

Meski demikian, transaksi ini tidak mengubah struktur pengendalian perusahaan karena porsi kepemilikan Pemenang Nusantara Internasional masih berada di atas 50%.

Kepemilikan Tetap Mayoritas

Setelah transaksi selesai, Pemenang Nusantara Internasional masih menguasai 52,06% saham PT Winner Nusantara Jaya Tbk. Persentase tersebut menunjukkan perusahaan tetap memiliki kendali mayoritas dalam pengambilan keputusan strategis di tingkat pemegang saham.

Selain itu, laporan juga menyebutkan bahwa transaksi tersebut bukan merupakan bagian dari repurchase agreement (repo) maupun aktivitas penjaminan saham.

Dengan demikian, aksi korporasi ini lebih bersifat penyesuaian struktur kepemilikan guna meningkatkan porsi saham publik, tanpa memengaruhi posisi pengendali maupun arah bisnis perseroan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken

6 September 2026 - 19:59 WIB

PT Cipta Selera Murni Tbk (IDX: CSMI)

Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material

6 September 2026 - 19:39 WIB

PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK)

HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank

6 September 2026 - 19:23 WIB

PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)
Trending di Saham