Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 14 Oktober 2026, Samuel Sekuritas Indonesia sebelumnya memiliki 175.686.100 saham RLCO dengan porsi hak suara sebesar 5,62%.
Setelah transaksi pembelian sebanyak 7.380.200 saham, kepemilikannya bertambah menjadi 183.066.300 saham. Persentase hak suara pun meningkat menjadi 5,86%.
Dalam laporan tersebut, pembelian dilakukan pada harga Rp3.800 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi mencapai sekitar Rp28,04 miliar.
Transaksi ini dicatat dengan tujuan top up repo, yang mengindikasikan penambahan saham terkait pengaturan repurchase agreement (repo). Namun, laporan tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai rincian perjanjian repo yang mendasari transaksi.
Samuel Sekuritas Indonesia tercatat melakukan transaksi secara langsung. Dalam laporan yang mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4 Tahun 2024, perusahaan juga menyatakan tidak berstatus sebagai pengendali.
Penambahan kepemilikan ini membuat porsi saham Samuel Sekuritas Indonesia di RLCO semakin besar. Meski demikian, perubahan tersebut tidak serta-merta menunjukkan perubahan strategi investasi karena transaksi secara khusus dicatat untuk keperluan top up repo.












