Menu ✖

Mode Gelap
Grafiti Pers Laporkan Perubahan Kepemilikan Saham Tempo, Porsi Hak Suara Turun Jadi 12,24 Persen BEI Gelar CMSE 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta SID BEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham, Status Pengendali dan Afiliasi Kini Terungkap Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

Saham

Samuel International Tambah 500 Juta Saham NSSS, Kepemilikan Naik Jadi 14,81%

badge-check


					PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Perbesar

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS)

JAKARTA — Samuel International melaporkan perubahan kepemilikan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS). Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah saham yang dilaporkan bertambah sebanyak 500 juta saham.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LK/30092026/0004/1 dan bertanggal 30 September 2026. Dalam dokumen itu, Samuel International tercatat sebagai anggota Direksi dan berkewarganegaraan Indonesia.

Sebelum transaksi, jumlah saham NSSS yang dilaporkan mencapai 3.024.608.400 saham dengan hak suara sebesar 12,71%. Setelah transaksi, jumlah tersebut meningkat menjadi 3.524.608.400 saham.

Dengan perubahan tersebut, hak suara yang dilaporkan Samuel International meningkat menjadi 14,81%. Artinya, terjadi kenaikan sebesar 2,10 poin persentase.

Transaksi sebanyak 500 juta saham tersebut tercatat berlangsung pada 30 Juli 2026. Saham yang menjadi objek laporan merupakan saham biasa.

Namun, terdapat catatan penting dalam laporan tersebut. Tujuan transaksi disebut sebagai “Borrowing Shares” atau peminjaman saham.

Karena itu, penambahan 500 juta saham yang dilaporkan tidak serta-merta dapat diartikan sebagai pembelian saham NSSS secara permanen. Istilah borrowing shares menunjukkan bahwa transaksi tersebut berkaitan dengan peminjaman saham, sehingga karakter ekonominya perlu dibedakan dari transaksi pembelian saham biasa.

Dalam laporan yang sama, transaksi tersebut juga disebut bukan merupakan repurchase agreement.

Laporan itu turut mencantumkan bahwa Samuel International tidak tercatat sebagai pengendali berdasarkan keterangan yang tersedia dalam dokumen. Dengan demikian, kenaikan jumlah saham yang dilaporkan tidak secara otomatis menunjukkan adanya perubahan pengendalian atas NSSS.

Jika dibandingkan dengan kepemilikan sebelum transaksi, tambahan 500 juta saham tersebut setara dengan sekitar 16,53% dari jumlah saham yang sebelumnya dilaporkan dimiliki.

Pelaporan perubahan kepemilikan tersebut dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/2024 mengenai laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka dan aktivitas menjaminkan saham perusahaan terbuka.

Berdasarkan dokumen yang tersedia, perubahan utama yang dilaporkan adalah kenaikan jumlah saham dari 3.024.608.400 saham menjadi 3.524.608.400 saham, dengan hak suara meningkat dari 12,71% menjadi 14,81%.

Adapun mengenai pihak yang secara ekonomis memiliki saham tersebut, hak atas saham selama periode peminjaman, maupun kewajiban pengembaliannya, diperlukan informasi transaksi yang lebih lengkap untuk menarik kesimpulan lebih lanjut.

Dengan demikian, fakta utama dari laporan tersebut adalah adanya penambahan 500 juta saham NSSS yang dilaporkan oleh Samuel International, dengan tujuan transaksi yang disebut sebagai Borrowing Shares. Perubahan itu membuat jumlah saham yang dilaporkan mencapai 3,524 miliar saham dan hak suara menjadi 14,81%.

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan dokumen laporan kepemilikan saham yang diberikan. Angka dan keterangan mengikuti informasi yang tercantum dalam dokumen tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grafiti Pers Laporkan Perubahan Kepemilikan Saham Tempo, Porsi Hak Suara Turun Jadi 12,24 Persen

6 November 2026 - 08:08 WIB

PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO)

BEI Gelar CMSE 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta SID

6 November 2026 - 08:02 WIB

BEI

BEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham, Status Pengendali dan Afiliasi Kini Terungkap

6 November 2026 - 07:58 WIB

PT Bursa Efek Indonesia (BEI)

Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham

5 November 2026 - 11:15 WIB

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)
Trending di Saham