Menu ✖

Mode Gelap
Grafiti Pers Laporkan Perubahan Kepemilikan Saham Tempo, Porsi Hak Suara Turun Jadi 12,24 Persen BEI Gelar CMSE 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta SID BEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham, Status Pengendali dan Afiliasi Kini Terungkap Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

Saham

Rama Indonesia Resmi Jadi Pengendali DPUM, Dua Putra Utama Makmur Siapkan Ekspansi Rp100 Miliar hingga 2030

badge-check


					PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (IDX: DPUM) Perbesar

PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (IDX: DPUM)

JAKARTA – PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (IDX: DPUM) mengungkapkan arah strategi perusahaan setelah PT Rama Indonesia resmi menjadi pemegang saham pengendali baru. Perseroan menyiapkan ekspansi dengan belanja modal sekitar Rp100 miliar serta menargetkan pertumbuhan EBITDA rata-rata 7,75% per tahun pada periode 2027–2030.

Keterbukaan informasi tersebut disampaikan DPUM kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah menerima informasi dari PT Rama Indonesia pada 14 September 2026.

Rama Indonesia Bagian dari Unirama Group

DPUM menjelaskan PT Rama Indonesia merupakan bagian dari Unirama Group, kelompok usaha yang bergerak di bidang solusi rantai pasok dan distribusi barang konsumsi cepat saji atau Fast Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia.

Unirama Group memiliki pengalaman dalam proses pengadaan hingga distribusi produk, didukung jaringan distribusi, infrastruktur pergudangan, serta jangkauan operasional di berbagai wilayah Pulau Jawa.

Masuknya Rama Indonesia sebagai pemegang saham pengendali diharapkan memperkuat pengembangan bisnis dan mendukung pemulihan operasional Perseroan.

Siapkan Belanja Modal Rp100 Miliar

Perseroan mengungkapkan pada 2026 telah menyusun rencana ekspansi dengan alokasi belanja modal sekitar Rp100 miliar.

Investasi tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha dengan sasaran peningkatan EBITDA rata-rata sekitar 7,75% per tahun selama periode 2027 hingga 2030.

Meski demikian, pelaksanaan ekspansi tetap bergantung pada hasil evaluasi manajemen, ketersediaan pendanaan, persetujuan organ Perseroan maupun regulator jika diperlukan, serta kondisi usaha saat implementasi.

Fokus Pulihkan Operasional Pascakebakaran

DPUM juga menjelaskan PT Rama Indonesia memberikan dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan usaha setelah kebakaran yang melanda fasilitas operasional Perseroan di Pati, Jawa Tengah, pada 6 Juni 2026.

Dukungan tersebut mencakup percepatan pemulihan fasilitas yang terdampak, optimalisasi fasilitas operasional lainnya, penguatan rantai pasok, hingga menjaga pelayanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan operasional Perseroan pascakejadian.

Klaim Asuransi Ditargetkan Cair 100 Persen

Manajemen DPUM menyampaikan proses klaim asuransi atas insiden kebakaran masih berada pada tahap finalisasi.

Berdasarkan perkembangan pembahasan dengan perusahaan asuransi, manajemen menyatakan memiliki keyakinan bahwa klaim dapat direalisasikan 100 persen dari nilai klaim yang telah diajukan dan disepakati.

Perseroan menegaskan informasi mengenai profil pemegang saham pengendali baru, dukungan strategis, rencana ekspansi, serta perkembangan klaim asuransi bertujuan memberikan gambaran kepada pemegang saham dan publik mengenai arah pemulihan serta pengembangan bisnis DPUM ke depan.

Namun, perusahaan juga mengingatkan bahwa rencana belanja modal, target pertumbuhan EBITDA, dan realisasi klaim asuransi merupakan pernyataan berwawasan ke depan yang pelaksanaannya tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi usaha, pendanaan, persetujuan yang diperlukan, dan penyelesaian proses klaim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grafiti Pers Laporkan Perubahan Kepemilikan Saham Tempo, Porsi Hak Suara Turun Jadi 12,24 Persen

6 November 2026 - 08:08 WIB

PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO)

BEI Gelar CMSE 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta SID

6 November 2026 - 08:02 WIB

BEI

BEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham, Status Pengendali dan Afiliasi Kini Terungkap

6 November 2026 - 07:58 WIB

PT Bursa Efek Indonesia (BEI)

Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham

5 November 2026 - 11:15 WIB

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)
Trending di Saham