Timnas Inggris memang gagal mewujudkan ambisi menjadi juara Piala Dunia 2026, tetapi skuad asuhan Thomas Tuchel tetap pulang dengan kepala tegak setelah mengamankan posisi ketiga sekaligus hadiah uang bernilai fantastis.
The Three Lions memastikan finis di peringkat ketiga setelah mengalahkan Prancis dengan skor dramatis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga. Pertandingan tersebut disebut-sebut sebagai salah satu duel perebutan peringkat ketiga paling spektakuler dalam sejarah Piala Dunia.
Meski sukses membawa pulang medali perunggu, Inggris masih menyimpan kekecewaan karena gagal melaju ke final setelah tersingkir dari juara bertahan Argentina pada babak semifinal.
Inggris Raih Hadiah US$29 Juta
Berkat finis sebagai peringkat ketiga, Inggris memperoleh hadiah sebesar US$29 juta, atau sekitar £21,6 juta (sekitar Rp470 miliar dengan kurs saat ini).
Selain hadiah berdasarkan prestasi, FIFA juga memberikan dana persiapan sebesar US$1,5 juta kepada seluruh peserta sebelum turnamen dimulai. Dengan demikian, total dana yang diterima Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mencapai sekitar £22,8 juta.
Piala Dunia 2026 sendiri menghadirkan peningkatan hadiah yang signifikan. FIFA menaikkan total hadiah hingga 50 persen dibandingkan edisi 2022.
Ke Mana Uang Hadiah Inggris Akan Dialokasikan?
Dana hadiah tersebut tidak langsung diterima para pemain, melainkan terlebih dahulu disalurkan kepada Football Association (FA) selaku federasi sepak bola Inggris.
Sebelum turnamen dimulai, FA telah menyusun skema pembagian hadiah kepada pemain, pelatih, staf, serta pengembangan sepak bola nasional.
Sebelumnya, laporan media Inggris menyebutkan bahwa apabila Harry Kane dan rekan-rekannya berhasil menjadi juara dunia, para pemain akan menerima bonus sekitar £15 juta. Sementara itu:
- Thomas Tuchel diperkirakan memperoleh bonus sekitar £3 juta.
- Tim pelatih dan staf pendukung diproyeksikan menerima sekitar £1 juta.
Namun karena Inggris hanya finis di posisi ketiga, skema bonus tersebut tentu mengalami penyesuaian.
Meski demikian, Tuchel beserta jajaran pelatih tetap diperkirakan memperoleh bonus dalam jumlah besar sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan membawa Inggris meraih medali perunggu.
Sisa dana hadiah diperkirakan akan digunakan FA untuk mendukung berbagai program pengembangan sepak bola, seperti:
- Pembinaan pemain usia muda.
- Pengembangan sepak bola akar rumput (grassroots).
- Program pendidikan pelatih.
- Peningkatan infrastruktur sepak bola Inggris.
Total Hadiah Piala Dunia Inggris Sepanjang Sejarah
FIFA mulai memberikan hadiah uang dalam jumlah signifikan sejak Piala Dunia 1982. Saat itu Inggris hanya memperoleh sekitar £600 ribu setelah tersingkir pada fase grup kedua.
Sejak saat itu, pendapatan Inggris dari hadiah Piala Dunia terus meningkat seiring prestasi dan besarnya hadiah yang disediakan FIFA.
Hingga Piala Dunia 2026, Inggris telah mengumpulkan sekitar US$111,2 juta atau setara £82,7 juta dari 11 penampilan terakhir mereka di ajang Piala Dunia. Satu-satunya edisi yang gagal mereka ikuti dalam periode tersebut adalah Piala Dunia 1994.
Rincian Hadiah Piala Dunia Inggris
| Tahun | Prestasi | Hadiah |
|---|---|---|
| 1982 | Fase Grup Kedua | £600 ribu |
| 1986 | Perempat Final | £1 juta |
| 1990 | Peringkat Keempat | £1,5 juta |
| 1998 | Babak 16 Besar | £2,2 juta |
| 2002 | Perempat Final | £6 juta |
| 2006 | Perempat Final | £8,2 juta |
| 2010 | Babak 16 Besar | £6,7 juta |
| 2014 | Fase Grup | £6 juta |
| 2018 | Peringkat Keempat | £16,4 juta |
| 2022 | Perempat Final | £12,7 juta |
| 2026 | Peringkat Ketiga | £21,6 juta |
Prestasi Tetap Bernilai
Walaupun gagal mengakhiri penantian gelar juara dunia yang telah berlangsung sejak 1966, pencapaian Inggris di Piala Dunia 2026 tetap menjadi salah satu yang terbaik dalam beberapa dekade terakhir. Selain membawa pulang medali perunggu, skuad Thomas Tuchel juga mencatat rekor hadiah terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Inggris di Piala Dunia, sekaligus memberikan tambahan dana yang akan mendukung pengembangan sepak bola nasional di masa depan.












