Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Saham

BEI Ungkap 94,96 Persen Saham INDO Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

badge-check


					PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perbesar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI)

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO). Berdasarkan data per 30 September 2026, sebanyak 94,96 persen saham INDO secara agregat dikuasai oleh sejumlah pemegang saham dalam jumlah terbatas.

Informasi tersebut disampaikan BEI bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melalui pengumuman mengenai High Shareholding Concentration dengan nomor Peng-HSC-00064/BEI.WAS/10-2026 dan Peng-0005/PWS/KSEI/1026.

BEI menjelaskan, pengumuman tersebut disusun berdasarkan metodologi penentuan konsentrasi kepemilikan saham tinggi dengan memperhitungkan struktur kepemilikan saham dalam bentuk scrip maupun scripless.

Berdasarkan data tersebut, sejumlah pemegang saham INDO secara agregat menguasai 94,96 persen dari total saham INDO, baik dalam bentuk scrip maupun scripless.

Tingginya konsentrasi kepemilikan menunjukkan bahwa sebagian besar saham INDO berada pada kelompok pemegang saham yang relatif terbatas. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam struktur kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Meski demikian, BEI menegaskan bahwa pengumuman mengenai konsentrasi kepemilikan saham tinggi tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal.

“Pengumuman ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal,” demikian disampaikan dalam pengumuman tersebut.

Pengumuman High Shareholding Concentration untuk saham INDO diterbitkan pada 2 Oktober 2026 dan ditandatangani oleh Direktur BEI Yulianto Aji Sadono serta Direktur KSEI Dharma Setyadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)

Komisaris JECX Admar Anwar Tambah Kepemilikan 15.000 Saham

30 Oktober 2026 - 08:16 WIB

PT Nitrasanata Dharma Tbk (BEI: JECX)
Trending di Saham