PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mengubah rencana pembagian dividen yang sebelumnya akan diberikan dalam bentuk dividen interim menjadi tambahan dividen tunai final.
Perubahan tersebut disampaikan Astra Graphia melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 September 2026.
Sebelumnya, perseroan melalui keterbukaan informasi pada 29 September 2026 menyampaikan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Namun, rencana tersebut kini diubah menjadi tambahan dividen tunai final.
Meski terjadi perubahan skema, nilai dividen yang direncanakan tetap sekurang-kurangnya sama dengan rencana dividen interim yang telah diumumkan sebelumnya.
Astra Graphia menyiapkan dana dividen sebesar Rp400,048 miliar, atau tepatnya Rp400.048.296.300. Jumlah tersebut setara dengan Rp297 per saham.
Perseroan menjelaskan, dividen tersebut akan berasal dari saldo laba ditahan (retained earnings) dari tahun-tahun buku sebelumnya. Karena sumber dividen berasal dari saldo laba ditahan tersebut, pembagiannya membutuhkan persetujuan pemegang saham.
Untuk itu, Astra Graphia berencana meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan digelar pada November 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai rencana pelaksanaan RUPSLB akan disampaikan perseroan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tidak Berdampak Material
Astra Graphia menyatakan perubahan rencana pembagian dividen tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Setelah memperoleh persetujuan RUPSLB, perseroan akan mengumumkan jadwal baru terkait pelaksanaan dan tata cara pembayaran tambahan dividen tunai final sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, keputusan final mengenai pembagian dividen tersebut masih menunggu persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB yang direncanakan berlangsung pada November 2026.












