JAKARTA — PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (IDX: DGNS) akhirnya memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait lonjakan volatilitas transaksi saham perseroan dalam beberapa waktu terakhir. Dalam surat tertanggal 7 September 2026, manajemen menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham maupun keputusan investasi investor.
5cc00e11d4_7ce3622c57.docx
Surat bernomor 005-K/CORSEC/DGNS/IX/2026 tersebut merupakan tanggapan atas permintaan penjelasan BEI mengenai aktivitas perdagangan saham DGNS yang mengalami volatilitas. Corporate Secretary Diagnos Laboratorium Utama, Stefanus Ivanly, menyampaikan seluruh jawaban perseroan setelah melakukan konfirmasi internal, termasuk kepada pemegang saham utama dan pengendali.
5cc00e11d4_7ce3622c57.docx
BEI Minta Klarifikasi atas Pergerakan Saham DGNS
Dalam suratnya, BEI meminta enam poin klarifikasi kepada perseroan, mulai dari kemungkinan adanya informasi material hingga rencana aksi korporasi yang dapat memengaruhi harga saham.
Menanggapi hal tersebut, Diagnos menyatakan tidak memiliki informasi atau fakta material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK Nomor 31/POJK.04/2015 mengenai keterbukaan informasi atau fakta material oleh emiten dan perusahaan publik.
5cc00e11d4_7ce3622c57.docx
Perseroan juga menyebut tidak mengetahui adanya informasi lain yang berpotensi memengaruhi harga saham sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-E Lampiran Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00087/BEI/12-2025.
5cc00e11d4_7ce3622c57.docx
Tidak Mengetahui Aktivitas Pemegang Saham Tertentu
Menjawab pertanyaan mengenai aktivitas pemegang saham tertentu, Diagnos menegaskan tidak mengetahui adanya transaksi atau aktivitas yang wajib dilaporkan berdasarkan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham.
5cc00e11d4_7ce3622c57.docx
Pernyataan ini sekaligus menepis dugaan adanya aktivitas pemegang saham tertentu yang menjadi penyebab volatilitas perdagangan saham DGNS.
Belum Ada Rencana Aksi Korporasi dalam Tiga Bulan
Perseroan juga memastikan belum memiliki rencana melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat yang dapat berdampak pada pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia.
Manajemen menyebut tidak ada agenda aksi korporasi, termasuk yang berpotensi memengaruhi perdagangan saham perseroan, setidaknya dalam tiga bulan mendatang.
5cc00e11d4_7ce3622c57.docx
Konfirmasi ke Pemegang Saham Pengendali
Sebagai bagian dari klarifikasi kepada BEI, Corporate Secretary Diagnos telah melakukan konfirmasi langsung kepada pemegang saham utama maupun pengendali perseroan.
Hasil konfirmasi tersebut menyatakan tidak terdapat rencana apa pun terkait perubahan atau transaksi kepemilikan saham oleh pemegang saham utama maupun pengendali perusahaan.
5cc00e11d4_7ce3622c57.docx
Selain itu, perseroan juga menegaskan tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan.
5cc00e11d4_7ce3622c57.docx
Melalui surat tersebut, Diagnos berharap klarifikasi yang disampaikan dapat memenuhi permintaan BEI terkait volatilitas transaksi saham perseroan.












