Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Saham

Direktur Cahaya Sakti Investindo Sukses Tambah Saham CSIS, Kepemilikan Naik Jadi 0,35%

badge-check


					PT Cahaya Sakti Investindo Sukses Tbk (BEI: CSIS) Perbesar

PT Cahaya Sakti Investindo Sukses Tbk (BEI: CSIS)

JAKARTA – Direktur PT Cahaya Sakti Investindo Sukses Tbk (BEI: CSIS), Tjoea Aubintoro, kembali menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan melalui serangkaian transaksi pembelian di pasar reguler.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 3 Agustus 2026, Tjoea Aubintoro membeli total 340.100 saham CSIS dalam tiga transaksi terpisah.

Sebelum transaksi dilakukan, Tjoea Aubintoro memiliki 6.094.100 saham atau setara 0,33% dari total saham dengan hak suara Perseroan. Setelah seluruh transaksi selesai, jumlah kepemilikannya meningkat menjadi 6.434.200 saham atau sekitar 0,35%.

Rincian pembelian saham tersebut meliputi:

  • 75.800 saham pada harga Rp186 per saham.
  • 67.700 saham pada harga Rp188 per saham.
  • 196.600 saham pada harga Rp185 per saham.

Seluruh transaksi dilakukan pada 3 Agustus 2026 dengan tujuan investasi dan merupakan kepemilikan langsung atas saham Perseroan.

Berdasarkan perhitungan dari harga transaksi, nilai pembelian saham tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp62,96 juta.

Sebagai anggota Direksi PT Cahaya Sakti Investindo Sukses Tbk, Tjoea Aubintoro wajib melaporkan setiap perubahan kepemilikan sahamnya kepada OJK sesuai ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Aksi pembelian saham oleh jajaran direksi kerap menjadi perhatian investor karena dapat menunjukkan peningkatan eksposur manajemen terhadap perusahaan. Namun demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi fundamental emiten, prospek bisnis, serta risiko pasar secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

Maybank Sekuritas Indonesia Hapus Kepemilikan 1,38 Miliar Saham ASLI, Ini Alasannya

4 September 2026 - 21:23 WIB

PT Asri Karya Lestari Tbk (IDX: ASLI)

Direktur JARR Temmy Iskandar Borong 11.000 Saham Jhonlin Agro Raya untuk Investasi

4 September 2026 - 21:16 WIB

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Pemenang Nusantara Internasional Lepas 20 Juta Saham WINR untuk Tambah Free Float

4 September 2026 - 21:13 WIB

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
Trending di Saham