JAKARTA – Mercedes-Benz resmi memperkenalkan generasi terbaru Mercedes-Benz GLA 2028, SUV kompak premium yang kini hadir dengan perubahan besar. Tak hanya mengusung desain yang lebih modern, model terbaru ini juga menawarkan pilihan tenaga listrik (EV) dan hybrid, menandai langkah Mercedes memasuki era elektrifikasi untuk lini SUV terkecilnya.
Model anyar ini dibangun dengan dimensi yang lebih besar, teknologi lebih canggih, serta efisiensi yang ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen global.
Dua Varian Mobil Listrik, Tenaga Tembus 349 HP
Mercedes menyediakan dua varian GLA listrik yang sama-sama menggunakan baterai berkapasitas 85 kWh (usable) berbahan Nickel-Manganese-Cobalt (NMC).
Berikut spesifikasinya:
| Varian | Sistem Penggerak | Tenaga |
|---|---|---|
| Mercedes GLA 250+ Electric | Baterai 85 kWh | 268 HP |
| Mercedes GLA 350 4Matic Electric | Baterai 85 kWh AWD | 349 HP |
Varian tertinggi GLA 350 4Matic Electric mampu berakselerasi dari 0–96 km/jam (0-60 mph) hanya dalam 5,3 detik.
Mercedes mengklaim versi listrik mampu menempuh jarak hingga 657 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar pengujian WLTP di Eropa. Angka tersebut umumnya lebih tinggi dibandingkan standar pengujian EPA yang digunakan di Amerika Serikat.
Mesin Hybrid Baru Lebih Efisien
Selain versi listrik, Mercedes juga tetap menghadirkan GLA Hybrid bagi konsumen yang belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik.
SUV ini dibekali mesin bensin 1.5 liter turbo empat silinder generasi baru yang dipadukan dengan motor listrik yang terintegrasi ke dalam transmisi dual-clutch 8-percepatan elektrifikasi.
Meski demikian, Mercedes belum mengungkapkan besaran tenaga maupun torsi mesin hybrid tersebut. Pabrikan hanya menyebutkan bahwa model ini akan tersedia dalam dua tingkat performa.
Dimensi Lebih Besar, Kabin Lebih Lapang
Mercedes turut meningkatkan dimensi GLA terbaru agar memberikan kenyamanan lebih baik.
Beberapa perubahan dimensinya meliputi:
- Wheelbase bertambah sekitar 6 cm menjadi 278,9 cm.
- Bodi lebih rendah sekitar 2 cm untuk meningkatkan aerodinamika.
- Trek roda belakang lebih lebar sekitar 3 cm sehingga meningkatkan stabilitas.
Dengan wheelbase yang lebih panjang, ruang kaki penumpang ikut bertambah. Penumpang depan memperoleh tambahan ruang sekitar 0,8 cm, sedangkan penumpang belakang menikmati tambahan ruang kaki hingga 3,8 cm.
Desain Baru Lebih Futuristis
Mercedes memberikan penyegaran total pada tampilan eksterior GLA.
Versi listrik menggunakan grille tertutup terbaru dengan bingkai krom dan pencahayaan LED yang menyala, sedangkan versi hybrid tetap mempertahankan grille khas Mercedes dengan logo bintang di bagian depan.
Perubahan lainnya meliputi:
- Lampu depan LED dengan desain baru.
- Lampu belakang yang dibuat lebih horizontal sehingga memberikan kesan kendaraan lebih lebar.
- Pelek berukuran 18 hingga 20 inci.
- Paket opsional AMG Line dan Night Edition dengan desain eksterior dan interior yang lebih sporty.
Jadwal Peluncuran
Mercedes-Benz mengonfirmasi bahwa GLA 2028 akan mulai dipasarkan di Amerika Serikat pada paruh kedua 2027 sebagai model tahun 2028.
Hingga saat ini perusahaan belum mengumumkan harga resmi.
Perkiraan Harga Mercedes GLA 2028
Sebagai acuan, Mercedes-Benz GLA 250 model 2026 saat ini dipasarkan mulai US$42.850.
Dengan asumsi kurs sekitar Rp16.500 per dolar AS, harga tersebut setara dengan sekitar Rp707 juta.
Sementara itu, Mercedes diperkirakan akan membanderol GLA generasi terbaru di kisaran US$45.000–US$49.000, atau sekitar:
- US$45.000 ≈ Rp742,5 juta
- US$49.000 ≈ Rp808,5 juta
Harga tersebut merupakan estimasi sebelum pajak, biaya registrasi, dan penyesuaian harga di masing-masing negara.
Siap Bersaing di Segmen SUV Premium Elektrifikasi
Dengan kombinasi desain yang lebih modern, pilihan mesin listrik dan hybrid, kabin yang lebih lega, serta teknologi terbaru, Mercedes-Benz GLA 2028 diproyeksikan menjadi salah satu SUV premium kompak yang paling menarik saat memasuki pasar global. Kehadiran varian listrik dengan tenaga hingga 349 HP dan jarak tempuh 657 km menunjukkan keseriusan Mercedes-Benz dalam mempercepat transisi menuju kendaraan elektrifikasi tanpa mengabaikan kebutuhan konsumen yang masih menginginkan mesin hybrid.












