USA – Mercedes-Benz mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 310.667 kendaraan di Amerika Serikat akibat potensi masalah pada sistem penguncian pintu pengemudi yang dapat meningkatkan risiko kendaraan bergerak sendiri (rollaway).
Dilansir dari moto1.com, masalah tersebut berasal dari mikrosakelar (microswitch) pada kunci pintu pengemudi yang berpotensi mengalami korosi akibat paparan kelembapan dalam jangka panjang. Jika komponen ini gagal berfungsi, sistem keselamatan seperti Electronic Parking Brake (EPB) dan Auto-Park dapat tidak aktif secara otomatis ketika pintu pengemudi dibuka.
Akibatnya, kendaraan berisiko bergerak atau meluncur sendiri apabila pengemudi tidak mengaktifkan rem parkir secara manual.
Penyebab Recall
Berdasarkan dokumen recall, material pelindung pada rumah mikrosakelar dinilai rentan terhadap masuknya kelembapan. Seiring waktu, kondisi tersebut dapat memicu korosi pada komponen internal.
Mercedes-Benz menjelaskan bahwa kerusakan tersebut tidak memengaruhi fungsi dasar penguncian pintu. Namun, gangguan pada mikrosakelar dapat menyebabkan sistem elektronik gagal mendeteksi kondisi pintu pengemudi, sehingga fitur keselamatan seperti rem parkir otomatis tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Daftar Model Mercedes-Benz yang Terdampak
Recall ini mencakup sejumlah model produksi tahun 2019 hingga 2026, termasuk varian Mercedes-AMG, yaitu:
- Mercedes-Benz GLC-Class model tahun 2023–2024
- Mercedes-Benz GLB-Class model tahun 2020–2026
- Mercedes-Benz GLA-Class model tahun 2021–2025
- Mercedes-Benz CLE-Class model tahun 2024
- Mercedes-Benz CLA-Class model tahun 2020–2021
- Mercedes-Benz C-Class model tahun 2022–2023
- Mercedes-Benz A-Class model tahun 2019–2022
Investigasi Berlangsung Sejak 2021
Mercedes-Benz mengungkapkan bahwa laporan mengenai kegagalan sakelar pintu mulai diterima sejak periode 2021 hingga 2024. Pada saat itu, perusahaan menilai masalah tersebut belum menunjukkan indikasi risiko keselamatan.
Namun, penyelidikan kembali dilakukan setelah adanya laporan dari luar Amerika Serikat pada Mei 2025 yang memicu evaluasi lebih lanjut.
Hasil investigasi pada 2026 menemukan bahwa kombinasi kelembapan tinggi dan suhu panas dalam jangka panjang dapat menyebabkan uap air masuk ke dalam rumah mikrosakelar hingga memicu korosi.
Hingga saat ini, Mercedes-Benz telah mencatat 176 laporan lapangan yang berkaitan dengan gangguan fungsi kenyamanan (comfort-function related).
Belum Ada Laporan Kecelakaan
Pabrikan asal Jerman tersebut menyatakan belum menerima laporan kendaraan yang benar-benar meluncur sendiri maupun kecelakaan akibat masalah ini di Amerika Serikat.
Sebagai langkah perbaikan, Mercedes-Benz akan mengganti komponen door-lock microswitch yang terdampak secara gratis melalui jaringan dealer resmi.
Pemilik kendaraan yang masuk dalam daftar recall akan dihubungi oleh Mercedes-Benz untuk menjadwalkan proses pemeriksaan dan penggantian komponen.












