Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 22 Oktober 2026, pembelian dilakukan melalui dua transaksi dengan harga berbeda.
Transaksi pertama mencakup pembelian 3,3 juta saham BRMS pada harga Rp448 per saham. Nilai transaksi ini mencapai Rp1,4784 miliar.
Sementara itu, transaksi kedua melibatkan pembelian 2,2 juta saham pada harga Rp446 per saham, dengan nilai sekitar Rp981,2 juta.
Dengan demikian, total nilai kedua transaksi tersebut mencapai Rp2,4596 miliar.
Sebelum transaksi, Agoes tercatat tidak memiliki saham BRMS. Setelah pembelian tersebut, kepemilikannya meningkat menjadi 5,5 juta saham dengan hak suara sebesar 0,0039 persen.
Dalam laporan tersebut, status kepemilikan saham dicatat secara langsung. Transaksi juga dilaporkan untuk tujuan investasi, sedangkan Agoes menyatakan bukan sebagai pengendali perseroan.
Pembelian saham oleh jajaran direksi menjadi salah satu informasi yang dapat dicermati investor dalam memantau perubahan kepemilikan saham emiten. Namun, transaksi tersebut tidak dengan sendirinya menunjukkan arah pergerakan harga saham BRMS selanjutnya.












