Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Saham

Waskita Karya Resmi Berlakukan Restrukturisasi Obligasi Tahap IV 2019, Pembayaran Perdana Mulai 23 Desember 2026

badge-check


					PT Waskita Karya (Persero) Tbk (IDX: WSKT) Perbesar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (IDX: WSKT)

JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) resmi memberlakukan restrukturisasi atas Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2019 setelah memperoleh persetujuan mayoritas pemegang obligasi melalui Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO).

Dalam surat yang disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Waskita menjelaskan bahwa RUPO yang digelar pada 3 September 2026 menyetujui usulan restrukturisasi dengan dukungan 97,14 persen dari total pemegang obligasi yang hadir dalam rapat.

Perseroan juga mengungkapkan bahwa perubahan Akta Perjanjian Perwaliamanatan dan Akta Pengakuan Utang telah ditandatangani bersama PT Bank Mega Tbk selaku wali amanat pada 17 September 2026. Dengan penandatanganan tersebut, restrukturisasi Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2019 resmi berlaku efektif sejak 17 September 2026.

Restrukturisasi tersebut membawa sejumlah perubahan pada ketentuan utama obligasi. Kupon obligasi yang sebelumnya sebesar 9,75 persen per tahun diturunkan menjadi 5,00 persen per tahun. Selain itu, tenor obligasi yang semula berakhir pada 16 Mei 2024 diperpanjang hingga 31 Desember 2034.

Waskita juga menjelaskan ketentuan kupon standstill. Kupon standstill dihitung sebesar 9,75 persen per tahun sejak pembayaran kupon terakhir hingga tanggal jatuh tempo awal. Selanjutnya, setelah jatuh tempo awal hingga sehari sebelum efektifnya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, kupon standstill dihitung sebesar 5,00 persen per tahun.

Seiring efektifnya restrukturisasi, Waskita memastikan akan mulai memenuhi kewajiban pembayaran kepada pemegang obligasi sesuai jadwal baru yang telah disepakati.

Pembayaran perdana dijadwalkan pada 23 Desember 2026 dengan estimasi total pembayaran sebesar Rp36.256.593.750. Nilai tersebut terdiri atas pembayaran kupon standstill sebesar Rp17.910.795.139 dan kupon restrukturisasi awal sebesar Rp18.345.798.611.

Perseroan menegaskan jumlah pembayaran pertama tersebut masih berupa estimasi dan akan mengikuti konfirmasi dari PT Bank Mega Tbk selaku wali amanat pada kesempatan pertama.

Selain pembayaran perdana, Waskita juga telah menyampaikan jadwal pembayaran kupon Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2019 yang telah disesuaikan dengan skema restrukturisasi kepada BEI. Jadwal tersebut akan menjadi acuan pemenuhan kewajiban Perseroan kepada pemegang obligasi hingga akhir tenor obligasi pada 31 Desember 2034.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)

Komisaris JECX Admar Anwar Tambah Kepemilikan 15.000 Saham

30 Oktober 2026 - 08:16 WIB

PT Nitrasanata Dharma Tbk (BEI: JECX)
Trending di Saham