Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Saham

Water Partners Tetap Kuasai 91,35% Saham ADES, Free Float Akasha Wira International Bertahan 8,11%

badge-check


					PT Akasha Wira International Tbk (IDX: ADES) Perbesar

PT Akasha Wira International Tbk (IDX: ADES)

PT Akasha Wira International Tbk (IDX: ADES) melaporkan registrasi pemegang efek per akhir Agustus 2026 dengan komposisi kepemilikan saham yang relatif tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya. Pemegang saham pengendali Water Partners masih menguasai 91,35% saham ADES, sementara porsi saham beredar (free float) bertahan di level 8,11%.

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) tersebut disampaikan Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 September 2026 melalui Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra.

Water Partners Masih Jadi Pemegang Saham Mayoritas ADES

Berdasarkan laporan tersebut, Water Partners tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 538.896.713 saham atau setara 91,3544% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Sementara itu, kepemilikan saham Direksi juga tidak mengalami perubahan sepanjang Agustus 2026. Direktur Hagi Yufantra masih memiliki 2.453.400 saham atau sekitar 0,416%, sedangkan Direktur Fany Soegiarto menggenggam 7.900 saham atau sekitar 0,0013%.

Tidak terdapat perubahan kepemilikan saham oleh jajaran direksi maupun pemegang saham pengendali selama periode pelaporan.

Free Float ADES Tetap 8,11%

Perseroan mencatat jumlah saham free float mencapai 47.833.459 saham, atau sekitar 8,11% dari total saham tercatat sebanyak 589.896.800 saham.

Persentase tersebut tetap memenuhi ketentuan minimum free float Bursa Efek Indonesia yang mensyaratkan perusahaan tercatat memiliki saham publik sedikitnya 7,5% dari total saham tercatat.

Selain itu, ADES juga melaporkan tidak memiliki saham treasuri per akhir Agustus 2026.

Ringkasan Struktur Kepemilikan Saham ADES

Jumlah Investor ADES Berkurang

Laporan registrasi juga menunjukkan jumlah pemegang saham berbasis Single Investor Identification (SID) menurun menjadi 2.472 investor pada akhir Agustus 2026, dibandingkan 2.544 investor pada akhir Juli 2026.

Dengan demikian, jumlah investor ADES berkurang 72 SID dalam satu bulan.

Andy Pe Yong Woon Tetap Menjadi Pemilik Manfaat

Dalam keterbukaan informasi tersebut, Perseroan juga menegaskan bahwa Andy Pe Yong Woon tetap menjadi pemilik manfaat (ultimate beneficial owner) dari PT Akasha Wira International Tbk melalui kepemilikan tidak langsung pada Water Partners.

Manajemen ADES menyatakan seluruh informasi dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek telah disusun secara lengkap dan benar serta perhitungan free float telah mengikuti ketentuan Bursa Efek Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)

Komisaris JECX Admar Anwar Tambah Kepemilikan 15.000 Saham

30 Oktober 2026 - 08:16 WIB

PT Nitrasanata Dharma Tbk (BEI: JECX)
Trending di Saham